inparametric.com

GNU/Linux | Behavior | Higher Education | SPSS | Statistics |




Menerapkan Preset Equilizer WinAmp pada XMMS

19 April, 2005 (21:21) | Linux | By: Bhina Patria | Viewed 882 times

Jika Anda tidak menginstal secara penuh Linux di komputer anda, kadang XMMS tidak terinstall dengan fungsi yang lengkap. Beberapa plugin dan jenis-jenis skin kadang tidak ikut terinstall. Bahkan Equilizer Preset pun kadang tidak ada sama sekali. Masalah ini bisa dipecahkan dengan menginstal XMMS secara lengkap namun bila Anda tidak ingin repot, import saja Preset Equalizer dari WinAmp.

Read more »

Ripping dan Encoding CD Audio di Linux

18 April, 2005 (21:23) | Linux | By: Bhina Patria | Viewed 666 times

Di Windows untuk ripping dan encoding cd audio kita membutuhkan software dari pihak ketiga. Di GNU/Linux pada beberapa distro tertentu paket instalasinya sudah dilengkapi software khusus untuk melakukan ripping dan encoding cd. Di Mandrake dan distro lain yang menggunakan KDE untuk melakukan ripping dan encoding cd bisa digunakan KAudio Creator. Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan mempunyai manajemen file output yang sangat cerdas. Hebatnya lagi kita bisa langsung memperoleh output yang berformat Ogg Vorbis (.ogg). Seperti diketahui codec audio open source ini semakin banyak digemari oleh para pecinta musik. Dengan teknologi Variable Bitrate (VBR) yang dimilikinya kita bisa mendapatkan kualitas audio yang baik dengan ukuran file yang lebih kecil dari mp3.

Untuk melakukan ripping jalankan KAudio Creator dengan klik [K] > [Multimedia] > [Sound] > [KAudio Creator]. Akan terlihat tampilan awal dari KAudio Creator yang sangat bersahaja. Masukkan CD audio yang anda proses ke dalam CD ROM. Kemudian untuk memasukkan daftar lagu ke dalam lembar kerja klik [File]>[Refresh CD List] atau bisa juga langsung klik iconnya di toolbar (Gambar 1).

Read more »

Mengubah Background Konsole Linux

12 April, 2005 (15:22) | Linux | By: Bhina Patria | Viewed 868 times

Bekerja dengan Konsole memang masih menjadi momok bagi pengguna Linux pemula. Namun kenyataannya melakukan perintah dari Konsole sangat diperlukan ketika bekerja dengan Linux. Tampilan default Konsole cukup membosankan, hanya terdiri dari latar belakang putih dan tulisan hitam.

Agar lebih menarik tampilan standar Konsole bisa diubah. Ada banyak Schema yang bisa anda pilih untuk mempercantik tampilan Konsole Anda. Buka Konsole Anda, pada menubar klik [Setting] > [Schema] akan terlihat beberapa Schema yang bisa anda pilih.

Read more »

Konversi MP3 ke Ogg Vorbis dengan XMMS

12 April, 2005 (04:53) | Linux | By: Bhina Patria | Viewed 1534 times

Format MP3 memang sudah sangat lazim digunakan namun beberapa tahun terakhir muncul generasi audio codec baru yang semakin banyak dilirik oleh pencinta musik. Format audio codec generasi baru sudah bisa menyamai kualitas mp3 hanya dengan bitrate mulai dari 64Kbit/detik. Akibatnya tentu saja ukuran file dari sebuah lagu akan semakin kecil sementara kualitas audionya tetap terjaga. Salah satu audio codec generasi baru yang cukup menonjol adalah format Ogg Vorbis (.ogg).

Di Linux kita bisa melakukan konversi dari format mp3 ke format Ogg Vorbis dengan mudah. Bila anda telah menginstal Audacity proses konversi hanya semudah melakukan Export as saja. Namun bila anda hanya memiliki XMMS saja, konversi ke format Ogg tetap bisa dilakukan. Cara melakukan konversi ini dengan XMMS cukup mudah namun memerlukan sedikit kesabaran.

Proses konversi format mp3 ke format ogg pada dasarnya terdiri dari dua proses. Proses pertama mengubah format MP3 ke format WAV (.wav) lewat XMMS. Selanjutnya format WAV akan dikonversi menjadi Ogg Vorbis lewat konsole.

Pertama buka XMMS kemudian tekan [Ctrl+P] untuk masuk ke kotak dialog Preferences. Pada form Output Plugins klik pada pilihan Disk Writer Plugin (Gambar 1). Bila plugin ini tidak ada dalam pilihan lakukan dulu proses instalasi dari cd Linux Anda. Pilihan plugin ini akan mengkonversi file MP3 menjadi WAV. Klik pada tombol [Configure] dan tentukan folder dimana hasil file WAV akan diletakkan. Hal yang perlu diperhatikan yaitu kecukupan ruang pada hardisk. Konversi ke format WAV akan memakan ruang hardisk yang cukup besar, dari sebuah lagu mp3 berdurasi 3 menit akan dihasilkan file WAV berukuran sekitar 30MB.

Read more »