inparametric.com

GNU/Linux | Behavior | Higher Education | SPSS | Statistics |






Ripping dan Encoding CD Audio di Linux

18 April, 2005 (21:23) | Linux | By: Bhina Patria | Viewed 842 times

Di Windows untuk ripping dan encoding cd audio kita membutuhkan software dari pihak ketiga. Di GNU/Linux pada beberapa distro tertentu paket instalasinya sudah dilengkapi software khusus untuk melakukan ripping dan encoding cd. Di Mandrake dan distro lain yang menggunakan KDE untuk melakukan ripping dan encoding cd bisa digunakan KAudio Creator. Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan mempunyai manajemen file output yang sangat cerdas. Hebatnya lagi kita bisa langsung memperoleh output yang berformat Ogg Vorbis (.ogg). Seperti diketahui codec audio open source ini semakin banyak digemari oleh para pecinta musik. Dengan teknologi Variable Bitrate (VBR) yang dimilikinya kita bisa mendapatkan kualitas audio yang baik dengan ukuran file yang lebih kecil dari mp3.

Untuk melakukan ripping jalankan KAudio Creator dengan klik [K] > [Multimedia] > [Sound] > [KAudio Creator]. Akan terlihat tampilan awal dari KAudio Creator yang sangat bersahaja. Masukkan CD audio yang anda proses ke dalam CD ROM. Kemudian untuk memasukkan daftar lagu ke dalam lembar kerja klik [File]>[Refresh CD List] atau bisa juga langsung klik iconnya di toolbar (Gambar 1).


Selanjutnya pilh track-track yang akan anda ripping. Jika anda ingin melakukan ripping seluruh isi CD, klik saja [Sellect All]. Anda juga perlu mendefinisikan informasi dari masing-masing track tersebut. Klik tombol [Edit Information], masukkan informasi yang berkaitan dengan track tersebut seperti judul lagu, artis, album, tahun dan genre (Gambar 2).

Sebelum mulai melakukan proses ripping ada beberapa mode pengaturan yang harus di sesuaikan. Pada menubar klik [Setting]>[Configure KAudio Creator], akan muncul kotak dialog Option. Klik pada pilihan [Encoder Config], pada field Encoder Configuration pilih jenis encoder Oggenc untuk mendapatkan format Ogg Vorbis (Gambar 3).

Selanjutnya kita harus menentukan dimana file output akan diletakkan. Selain menentukan lokasi file output, pada kotak dialog ini kita bisa melakukan pengaturan nama file yang akan kita hasilkan. Misalkan file output hendak diletakkan di folder Music di direktori home. Sementara semua file output harus memiliki format nama file yang sama yaitu: namaartis-judullagu.ogg. Maka pada form File Location tuliskan: ~/Music/%artist-%song.%extension. Bila dalam satu CD terdiri dari beberapa penyanyi dan Anda menginginkan agar output terpisah dalam folder-folder nama penyanyi yang bersangkutan maka tambahkan direktori artist pada syntax diatas, hasilnya: ~/Music/%artist/%artist-%song.%extension. Untuk membantu membuat dan memahami syntax tersebut Anda bisa klik tombol [Wizard].
Terapkan cara yang sama pada field Playlist Option maka Anda akan langsung mendapatkan playlist dari file yang dihasilkan. Bila anda tidak membutuhkan playlist, hilangkan tanda silang pada pilihan [Create an album playlist file].

Sekarang kita siap untuk melakukan proses ripping dan encoding ke format Ogg Vorbis. Klik tombol [Rip Selected Tracks] akan muncul informasi bahwa proses ripping dan encoding dapat dilihat pada tab Jobs. Jadi klik tab [Jobs] maka akan terlihat proses ripping dan encoding (Gambar 4). Proses ini akan memakan waktu beberapa menit. Setelah prosesnya selesai lewat Konqueror buka direktori output yang telah ditentukan, pastinya saat ini sudah ada file baru berformat Ogg Vorbis. Klik pada file tersebut untuk menikmatinya di XMMS.

(Dimuat di PCplus Edisi 222/VI/2005)

No related posts.

Write a comment





:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »