Memasang GNU/Linux semakin hari semakin mudah. Cukup klik Next, Next, dan OK…
Jadi sebenarnya tulisan ini kiranya cuma postingan gambar layar (screenshot) saja, sekaligus mencoba plugins Divshare di WordPress. Sebagai informasi, gambar layar yang ada di artikel ini bisa diperoleh dengan menekan tombol F2 ketika melakukan proses instalasi. Setelah proses instalasi selesai gambar akan terkumpul di direktori root/DrakX-screenshots/.
Sebelum mulai proses instalasi bila komputer Anda sebelumnya sudah terpasang sistem Windows buat dulu partisi baru. Besar partisi tergantung kebutuhan instalasi Anda. Lakukan juga back up data Anda. Catat jenis perangkat keras (hardware) yang terpasang di komputer Anda, terutama jenis kartu VGA. Hal ini penting karena banyak kasus kegagalan pemasangan Linux karena kesalahan ketika konfigurasi kartu VGA. Pasang juga perangkat keras lain yang Anda miliki seperti Printer misalnya.
Oke mari kita mulai proses pemasangan Mandriva 2007. Pertama atur agar komputer bisa booting dari CD-ROM, di laptop Toshiba bisa diakses dengan menekan Esc waktu booting kemudian diikuti F1. Langkah ini akan membawa kita masuk ke BIOS, selanjutnya ubah urutan booting. Bisa juga dengan menekan tombol F12 ketika booting dan pilih booting dari CD-ROM.
Setelah booting dari CD akan muncul gambar sbb:
![]()
Pilih Installation kemudian tekan Enter.
![]()
Pilih bahasa apa yang Anda inginkan.
![]()
Klik installation lalu klik Next
![]()
Pilih level keamanan yang Anda inginkan
![]()
Pada proses partisi Anda bisa memilih standar pengaturan Mandriva atau pengaturan sesuai dengan kemauan Anda. Pada gambar partisi dibagi menjadi 3 yaitu swap, root dan home. Pemisahan root dan home di lakukan agar bila terpaksa melakukan pemasangan kembali (reinstall) Mandriva data di home tidak akan terhapus.
![]()
Pada pilihan sumber pemasangan lakukan sesuai dengan CD instalasi yang Anda miliki.
![]()
Pilih kelompok paket aplikasi yang ingin Anda pasang. Pada praktek ini dipilih pilihan minimal karena penambahan aplikasi lainnya akan dilakukan lewat urpmi. Pilihan pada praktek ini: Configuration, Console tools, Development, Documentation dan KDE workstation.
![]()
Selanjutnya tinggal menunggu proses pemasangan selesai, lama waktu yang dibutuhkan tergantung banyaknya aplikasi yang Anda pilih dan spesifikasi komputer Anda.
![]()
Masukkan CD kedua ketika diperlukan.
![]()
Bila terdapat pesan kesalahan tidak perlu panik, catat nama berkas yang gagal disalin. Anda bisa memasangnya setelah proses pemasangan selesai.
![]()
Ganti CD ketiga ketika diminta.
![]()
Tentukan kata kunci untuk pengguna root.
![]()
Tentukan nama pengguna yang Anda inginkan.
![]()
Bila diperlukan Anda bisa membuat beberapa pengguna sekaligus pada proses ini.
![]()
Pilihan Autologin memungkinkan Anda untuk mengatur otomatisasi login untuk pengguna tertentu.
![]()
Tentukan lokasi pemasangan bootloader.
![]()
Pada rangkuman proses pemasangan terlihat sistem belum mengenali kartu VGA.
![]()
Pilih kartu VGA sesuai dengan spesifikasi.
![]()
Atur agar pada proses mulai (start) Linux langsung masuk ke GUI (Graphical User Interface) kecuali Anda menginginkan pilihan lain.
![]()
Proses pengaturan kartu VGA dilanjutkan dengan memilih kapasitas memori.
![]()
Pilih ukuran monitor sesuai spesifikasi.
![]()
Pilih resolusi monitor.
![]()
Tes dulu konfigurasi Anda pada tahap ini.
![]()
Saat ini terlihat bahwa kartu VGA sudah dikenali.
![]()
Proses pemasangan Mandriva 2007 pada laptop Toshiba Satellite 2400 selesai. Berdasarkan catatan waktu yang dibutuhkan hanya 23 menit. Cukup singkat… bravo Mandriva
.
pake 2007 Free.. wah ga banget deh… ga bisa reboot dari kde/gnome

hehe
mendingan pake Mandriva 2007 PowerPack bro…
Hello! Good Site! Thanks you! peakknkknipvxe