Bagi pengguna GNU/Linux yang masih menganut aliran dual booting pasti sudah akrab dengan LILO. LILO atau Linux Loader memungkinkan kita memilih sistem operasi yang hendak kita gunakan ketika booting. Bila kita mendampingkan GNU/Linux dengan Windows pada saat booting kita bisa memilih akan bekerja menggunakan Linux atau Windows.
Suatu ketika karena suatu sebab Anda terpaksa memformat dan menginstall ulang sistem operasi Windows Anda. Setelah instalasi Windows selesai ternyata kita tidak dapat lagi loading ke GNU/Linux. Apa yang terjadi? Ketika kita memformat drive C: maka otomatis LILO yang biasanya diletakkan di dalamnya akan ikut terhapus. Tanpa LILO tentu saja kita tidak dapat masuk ke sistem GNU/Linux. Untuk mengatasi masalah ini tentu saja kita harus menginstal ulang LILO dalam komputer kita.
Pertama atur BIOS agar dapat booting dari CD-ROM. Selanjutnya masukkan CD pertama dari CD instalasi distro Linux Anda. Praktek ini dilakukan pada distro Mandrake Linux 10. Setelah booting dari CD-ROM tekan [F1] untuk mendapatkan opsi yang lebih banyak (gambar1). Selanjutnya ketikkan rescue dan tekan [Enter]. Pada kotak dialog yang muncul pilih pada pilihan [Re-install Boot Loader] kemudian tekan [Enter]. Setelah proses instalasi LILO berakhir akan muncul tawaran untuk kembali ke GUI, tekan [Enter] untuk menerimanya. Terakhir lakukan booting ulang dengan memilih pilihan [Reboot] kemudian tekan [Enter]. Nah sekarang pasti LILO sudah dapat diakses kembali (gambar2).
Rasanya pernah dimuat tapi gak tercatat…lupa