<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>inparametric.com &#187; windows</title>
	<atom:link href="http://inparametric.com/bhinablog/category/windows/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://inparametric.com/bhinablog</link>
	<description>GNU/Linux &#124; Behavior &#124; Higher Education &#124; SPSS &#124; Statistics &#124;</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jul 2010 07:29:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menggunakan Wine untuk menjalankan aplikasi Windows di Linux</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/menggunakan-wine-untuk-menjalankan-aplikasi-windows-di-linux</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/menggunakan-wine-untuk-menjalankan-aplikasi-windows-di-linux#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Dec 2007 09:15:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/98</guid>
		<description><![CDATA[Wine adalah suatu program loader yang memungkinkan pengguna Linux untuk menjalankan aplikasi Windows di Linux. Untuk menggunakan Wine tentu saja kita harus memasangnya terlebih dahulu. Jalankan perintah 
# urpmi wine
Selanjutnya Wine akan terpasang, kemungkinan beberapa pustaka harus di pasang terlebih dahulu tergantung kondisi mesin Linux Anda. Wine akan terpasang di bawah direktori home Anda: /home/nama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wine adalah suatu program loader yang memungkinkan pengguna Linux untuk menjalankan aplikasi Windows di Linux. Untuk menggunakan Wine tentu saja kita harus memasangnya terlebih dahulu. Jalankan perintah </p>
<blockquote><p># urpmi wine</p></blockquote>
<p>Selanjutnya Wine akan terpasang, kemungkinan beberapa pustaka harus di pasang terlebih dahulu tergantung kondisi mesin Linux Anda. Wine akan terpasang di bawah direktori home Anda: <strong>/home/nama pengguna/.wine/</strong>.</p>
<p>Selanjutnya jalankan perintah konfigurasi Wine:</p>
<blockquote><p>
#winecfg
</p></blockquote>
<p>Akan muncul kotak dialog untuk mengkonfigurasi Wine sesuai dengan kondisi partisi Windows dan Linux di komputer Anda.</p>
<p><center><br />
<img src="http://www.divshare.com/img/3283166-4e4.jpg" border="0"></a><br />
<span id="more-98"></span><br />
<img src="http://www.divshare.com/img/3283167-e92.jpg" border="0"></a><br />
</center></p>
<p>Sebagai contoh kita akan menjalankan aplikasi management berkas <strong>Total Commander</strong> di Linux. Pertama unduh dulu aplikasi Total Commander. Selanjutnya jalankan berkas tcmd702a.exe dari koqueror. Akan terlihat kotak dialog seperti ketika kita akan memasang Total commander di  Windows. Selanjutnya <strong>jangan</strong> pasang Total commander tersebut di partisi Windows (&#8221;C:/Program Files/totalcmd&#8221;) melainkan pasang di direktori Wine yaitu:</p>
<blockquote><p>Z:\home\bhina\.wine\drive_c\Program Files\totalcmd
</p></blockquote>
<p>Selanjutnya jalankan Total commander lewat konsole dengan mengetikkan perintah:</p>
<blockquote><p>wine &#8220;z:\home\bhina\.wine\drive_c\Program Files\totalcmd\TOTALCMD.EXE&#8221;</p></blockquote>
<p>Atau bisa saja Anda membuat jalan pintas di desktop.</p>
<p><center><br />
Total Commander di Mandriva Linux<br />
<img src="http://www.divshare.com/img/midsize/3283116-77c.jpg" border="0" /></a><br />
</center><br />
<a href="http://www.divshare.com/download/3283116-77c"><img src="http://www.divshare.com/img/3283116-77c.jpg" border="0"></a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/menggunakan-wine-untuk-menjalankan-aplikasi-windows-di-linux/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat MP3 Player Sendiri (Bagian Ketiga)</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-ketiga</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-ketiga#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2004 09:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[(Dimuat di KomputerAktif, no 99 (10-24 Februari 2005))
Pada artikel bagian ketiga ini kita akan melengkapi MP3 Player kita dengan fitur pencarian file MP3 (Search MP3), random playlist dan next/previous track. Ayo langsung saja kita mulai. 
LANGKAH 1
Buka aplikasi Multimedia Builder (MMB) dengan klik dua kali pada shortcut-nya di desktop, buka file project kita sebelumnya yaitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Dimuat di KomputerAktif, no 99 (10-24 Februari 2005))<br />
Pada artikel bagian ketiga ini kita akan melengkapi MP3 Player kita dengan fitur pencarian file MP3 (Search MP3), random playlist dan next/previous track. Ayo langsung saja kita mulai. </p>
<p>LANGKAH 1<br />
Buka aplikasi Multimedia Builder (MMB) dengan klik dua kali pada shortcut-nya di desktop, buka file project kita sebelumnya yaitu MP3Playerku.mbd. Klik menu [File] > [Open], cari direktori dimana file tersebut disimpan kemudian klik [Open]. Project yang kita kerjakan minggu lalu akan terlihat di lembar kerja.</p>
<p>LANGKAH 2<br />
Pertama kita akan menambahkan fitur pencarian file MP3. Dengan fitur ini maka semua file MP3 dalam suatu drive atau direktori tertentu otomatis akan tercatat pada daftar lagu. Sebelumnya kita perlu membuat suatu tombol untuk mengaktifkan fitur ini. Klik icon [Text Button] pada toolbar sebelah kiri lembar kerja. Kursor otomatis akan berubah menjadi tulisan [Place here]. Klik di lembar kerja, akan terlihat tombol baru yaitu [Botton]. Atur letak tombol tersebut agar tepat berada diatas tombol [Daftar Lagu].</p>
<p>LANGKAH 3<br />
Klik dua kali pada tombol [Botton], akan muncul kotak dialog Text Button. Pada form  Text tuliskan &#8220;Cari MP3&#8243;. Pada field Action klik pada tombol [More Action (Script)]. Pada field Start Clicking (Mouse down) klik tombol [Wizard] yaitu tombol yang bergambar tongkat ajaib. Muncul kotak dialog baru yaitu Script Wizard. Pada form Action pilih [SearchForMP3]. Sementara pada form Path tuliskan &#8220;D:\&#8221; (tanpa tanda petik). Hal ini berarti akan dilakukan pencarian file MP3 pada drive D:. Tentu saja Anda bisa menggantinya sesuai lokasi dimana Anda menyimpan file-file MP3 Anda, misalnya E, F atau G. Kemudian klik [OK] tiga kali.<br />
<span id="more-22"></span><br />
<!--adsense--><br />
LANGKAH 4<br />
Lakukan tes terhadap fitur pencarian file  MP3 yang baru saja kita buat. Klik kanan pada lembar kerja kemudian pilih [Test current page]. Akan muncul tampilan MP3 player Anda. Klik tombol [Cari MP3], proses pencarian file  akan memakan waktu beberapa saat. Selanjutnya klik [Daftar Lagu], bila tidak ada masalah pasti sekarang kotak dialog MP3 List telah berisi daftar semua file  MP3 yang ada dalam drive D:. Apabila tidak ada masalah tutup dulu test page ini dengan klik icon close yang ada di kanan atas. </p>
<p>LANGKAH 5<br />
Sekarang kita akan menambahkan fitur random playlist pada MP3 player kita. Pertama buat tombol seperti pada langkah 2, beri nama &#8220;Acak&#8221;. Pada field Action klik pada tombol [More Action (Script)]. Pada field Start Clicking (Mouse down) klik tombol [Wizard] yaitu tombol yang bergambar tongkat ajaib. Muncul kotak dialog baru yaitu Script Wizard. Pada form Action pilih [MP3ListRND] kemudian klik [OK] tiga kali. Letakkan tombol [Acak] ini dibawah tombol [Daftar Lagu]. </p>
<p>LANGKAH 6<br />
Lakukan tes terhadap fitur random list ini. Caranya seperti pada langkah 4, klik pada tombol [Cari MP3] > [Acak]. Kemudian klik [Daftar Lagu], pasti saat ini daftar lagu menjadi tidak berurutan alias acak (bandingkan dengan daftar lagu pada gambar 4). Bila telah berjalan sempurna tutup dulu test page ini.<br />
<!--adsense--><br />
LANGKAH 7<br />
Selanjutnya kita akan menambahkan fungsi next/previous track pada MP3 Player ini. Pertama-tama kita memerlukan 2 tombol untuk masing-masing fungsi tersebut. Anda bisa membuat sendiri kedua tombol ini, namun untuk praktisnya kita akan menggunakan tombol fast forward dan backward yang telah ada pada tombol kontrol MP3. Caranya cukup mudah klik tombol [fast forward] kemudian lakukan proses kopi dengan tekan tombol [Ctrl+C] dan kemudian tekan [Ctrl+V] untuk paste. Hasil proses kopi akan menimpa tombol yang lama. Klik tombol tersebut dan letakkan pada tempat yang Anda inginkan. Lakukan langkah yang sama untuk tombol Backward. Letakkan kedua tombol baru tersebut pada posisi yang bersebelahan di bawah tombol [Acak].</p>
<p>LANGKAH 8<br />
Pertama kita akan melakukan pengaturan untuk fungsi Next Track. Klik dua kali pada tombol hasil pengkopian tombol Fast Forward yaitu tombol dengan tanda panah kekanan. Akan muncul kotak dialog Bitmap Button. Pada form Action klik tombol paling kiri yaitu tombol bergambar jari tangan. Muncul kotak dialog  External Commands and Page Actions. Pada form On Mouse Click ganti pilihan string menjadi  [None] kemudian klik [OK].</p>
<p>LANGKAH  9<br />
Selanjutnya masih pada kotak dialog Bitmap Button, pada field Action klik tombol [More Action (Script)] yaitu tombol paling kanan bergambar pena. Akan muncul kotak dialog More Action (Script Language). Pada field Start Clicking (Mouse Down) klik tombol [Wizard] yaitu tombol yang bergambar tongkat ajaib. Pada kotak dialog Script Wizard yang muncul, pilih [MP3ListNext] pada form Action. Selanjutnya klik [OK] tiga kali.</p>
<p>LANGKAH  10<br />
Untuk melakukan pengaturan pada tombol Previous Track, lakukan seperti pada langkah 8 dan langkah 9. Namun di kotak dialog Script Wizard, pada form Action pilih [MP3ListPrev]. Sebagai tambahan berikan tulisan &#8220;Track&#8221; diantara tombol [Next Track] dan [Previous Track]. Sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya simpan project kita dengan menekan [Ctrl+S]. </p>
<p>LANGKAH  11<br />
Sekarang kita siap untuk melakukan compile terhadap project kita. Caranya klik [File] > [Compile], akan muncul kotak dialog Check Project and Compile Output Files. Klik tombol [Locate] yang akan memunculkan kotak dialog Distribute files. Tentukan letak direktori file output, pada form File name tuliskan MP3PlayerKu3. Terakhir klik [Save] dan [OK]. Untuk menjalankan MP3 player ini, eksekusi file  MP3Playerku3.EXE.</p>
<p>Nah saat ini MP3 player kita sudah memiliki fitur yang cukup lengkap. Hasil project ini (MP3PlayerKu3.EXE), dapat juga Anda download di www.parametric.gegar.biz/download.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-ketiga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat MP3 Player Sendiri (Bagian Kedua)</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-kedua</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-kedua#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2004 09:08:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[(Dimuat di KomputerAktif no 98 (26 January-10 Februari 2005))
Jika Anda mengikuti bagian pertama dari artikel ini pada edisi yang lalu pasti sekarang Anda sudah memiliki MP3 Player buatan sendiri. Sebagai lanjutannya pada edisi ini kita akan melengkapi MP3 Player kita dengan dua fitur tambahan yaitu daftar lagu (playlist) dan pengaturan  volume.
LANGKAH 1
Buka aplikasi Multimedia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Dimuat di KomputerAktif no 98 (26 January-10 Februari 2005))<br />
Jika Anda mengikuti bagian pertama dari artikel ini pada edisi yang lalu pasti sekarang Anda sudah memiliki MP3 Player buatan sendiri. Sebagai lanjutannya pada edisi ini kita akan melengkapi MP3 Player kita dengan dua fitur tambahan yaitu daftar lagu (playlist) dan pengaturan  volume.</p>
<p>LANGKAH 1<br />
Buka aplikasi Multimedia Builder (MMB) dengan klik dua kali pada shortcut-nya di desktop, kemudian buka file project kita sebelumnya yaitu MP3Playerku.mbd. Klik menu [File] > [Open], cari direktori dimana file tersebut disimpan kemudian klik [Open]. Project yang kita kerjakan minggu lalu akan terlihat di lembar kerja.</p>
<p>LANGKAH 2<br />
Sekarang kita akan menambahkan daftar lagu (playlist) dalam MP3 Player kita. Pertama-tama kita harus membuat tombol untuk mengakses menu daftar lagu. Pada toolbar di sebelah kiri lembar kerja klik [Text Button] yaitu icon bertuliskan ab. Selanjutnya kursor akan berubah menjadi tulisan [Place here]. Klik di lembar kerja dimana tombol akan diletakkan. Setelah itu akan terlihat tombol baru yaitu [Botton].<br />
<span id="more-21"></span><br />
<!--adsense--><br />
LANGKAH 3<br />
Selanjutnya klik dua kali pada tombol [Botton], akan muncul kotak dialog Text Button. Pada form Text tuliskan &#8220;Daftar Lagu&#8221;. Pada form Action klik pada tombol [More Action (Script)]. Pada field Start Clicking (Mouse down) klik tombol [Wizard] yaitu tombol yang bergambar tongkat ajaib. Muncul kotak dialog baru yaitu Script Wizard. Pada form Action pilih [MP3ListEdit]. Kemudian klik [OK] tiga kali.</p>
<p>LANGKAH 4<br />
Agar daftar lagu tersebut dapat dimainkan kita harus sedikit memodifikasi tombol [Play] pada MP3 Control. Caranya klik pada MP3 Control kemudian lakukan ungroup dengan menekan [Ctrl+U]. Selanjutnya klik dua kali pada tombol [Play], akan muncul kotak dialog Bitmap Button. Pada form Action klik tombol paling kiri yaitu tombol bergambar jari tangan. Muncul kotak dialog  External Commands and Page Actions. Pada form On Mouse Click pilih [None] kemudian klik [OK].</p>
<p>LANGKAH 5<br />
Masih pada kotak dialog Bitmap Button, pada form Action klik tombol [More Action (Script)] yaitu tombol paling kanan bergambar pena. Akan muncul kotak dialog More Action (Script Language). Pada field Start Clicking (Mouse Down) klik tombol [Wizard] yaitu tombol yang bergambar tongkat ajaib. Pada kotak dialog Script Wizard yang muncul, pilih [MP3ListPlay] pada form Action. Selanjutnya klik [OK] tiga kali.</p>
<p>LANGKAH 6<br />
Sekarang kita akan menambahkan fungsi pengatur volume pada MP3 Player ini. Pertama-tama kita memerlukan tombol untuk fungsi menaikkan volume. Pada toolbar di sebelah kiri lembar kerja klik icon Text Button yaitu icon bertuliskan [ab]. Selanjutnya kursor akan berubah menjadi tulisan [Place here]. Klik di lembar kerja dimana tombol akan diletakkan. Setelah itu akan terlihat tombol baru pada lembar kerja yaitu [Botton]. </p>
<p>LANGKAH 7<br />
Selanjutnya klik dua kali pada tombol [Botton], akan muncul kotak dialog Text Button. Pada form Text ketikkan &#8220;>&#8221;. Pada form Action klik pada tombol [More Action (Script)]. Pada field Start Clicking (Mouse down) klik tombol [Wizard] yaitu tombol yang bergambar tongkat ajaib. Akan muncul kotak dialog baru yaitu Script Wizard. Pada form Action pilih [VolumeUp]. Kemudian klik [OK] tiga kali. Selanjutnya sesuaikan ukuran tombol tersebut agar tidak terlalu besar. Caranya dengan klik pada [>] kemudian klik pada ujung kotak yang berwarna hitam dan drag untuk mengecilkan ukurannya sesuai keinginan.</p>
<p>LANGKAH 8<br />
Untuk membuat tombol pengurangan volume lakukan lagi langkah 6 dan 7. Namun pada form Text tuliskan &#8220;<". Kemudian pada kotak dialog Script Wizard dalam form Action pilih [VolumeDown]. Letakkan tombol [<] dan [>] bersebelahan, diantaranya berikan teks &#8220;Volume&#8221;, caranya klik icon [Aa] pada toolbar di sebelah kiri lembar kerja. Kemudian klik di lembar kerja. Akan muncul tulisan Double click here&#8230; Klik dua kali pada tulisan tersebut maka akan muncul kotak dialog Text Properties. Ganti tulisan Double click here.. dengan tulisan &#8220;Volume&#8221; kemudian klik [OK]. Tempatkan text tersebut tepat diantara tombol [<] dan [>].</p>
<p>LANGKAH  9<br />
Simpan dulu project kita dengan menekan [Ctrl+S]. Sekarang kita siap untuk melakukan kompile terhadap project kita. Caranya klik [File] > [Compile], akan muncul kotak dialog Check Project and Compile Output Files. Klik tombol [Locate] yang akan memunculkan kotak dialog Distribute files. Tentukan letak direktori file output, pada form File name tuliskan MP3PlayerKu2. Terakhir klik [Save] dan [OK].</p>
<p>LANGKAH 10<br />
Sekarang kita siap untuk mencoba MP3Player yang telah dilengkapi dengan daftar lagu dan pengatur volume ini. Jalankan MP3Player kita dengan eksekusi pada file MP3Playerku2.EXE. Untuk memasukkan lagu-lagu dalam daftar lagu pertama-tama buka Windows Explorer kemudian buka direktori penyimpanan file MP3 Anda. Pilih seluruh file MP3 yang akan dimasukkan dalam daftar lagu dengan menekan [Ctrl+A]. Selanjutnya aktifkan kembali MP3Playerku yang sebelumnya dalam keadaan minimize. Klik [Daftar Lagu],  akan muncul kotak dialog MP3 List. Pada Windows Explorer klik file yang sudah dipilih tersebut kemudian drag ke dalam jendela MP3 List.</p>
<p>LANGKAH 11<br />
Selanjutnya kita harus melakukan penyimpanan dari daftar lagu tersebut. Masih pada kotak dialog MP3 List, klik [Save] kemudian tentukan direktori penyimpanan kemudian pada form File name isikan nama daftar lagu yang Anda inginkan, misalnya &#8220;Daftar Laguku&#8221; terakhir klik [Save]. Daftar lagu ini akan disimpan dalam file berekstensi .m3l. Setelah Anda menyimpan daftar lagu selanjutnya Anda tidak perlu lagi melakukan proses drag and drop dari Windows Explorer setiap kali ingin memainkan lagu, cukup klik [Daftar Lagu] kemudian klik [Load], cari file daftar lagu Anda dan klik [Open]. Daftar lagu akan terlihat di kotak dialog MP3 List. </p>
<p>LANGKAH 12<br />
Untuk memainkan file MP3 yang terdapat di daftar lagu, klik [OK] pada kotak dialog MP3 List. Selanjutnya klik tombol [Play]. Nah sekarang lagu tersebut pasti sudah terdengar.</p>
<p>Pada edisi selanjutnya kita akan melengkapi lagi MP3 Player ini dengan fitur pencarian file MP3, random playlist dan next/previous track. Sampai jumpa pada edisi selanjutnya.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-kedua/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat MP3 Player Sendiri (Bagian Pertama)</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-pertama</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-pertama#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Dec 2004 07:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[(Dimuat di KomputerAktif, no 97 (12 Januari 2005)
Biasanya untuk memutar lagu-lagu berformat MP3 kita selalu menggunakan Winamp. Bagaimana bila kita membuat MP3 player sendiri? Dijamin lagu yang Anda dengar terasa lebih merdu. MP3 player yang dihasilkan tidak kalah dengan WinAmp, bahkan Anda bisa juga mengedarkannya ke teman-teman Anda atau bahkan menjualnya, cukup membanggakan pastinya.
Untuk membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Dimuat di KomputerAktif, no 97 (12 Januari 2005)<br />
Biasanya untuk memutar lagu-lagu berformat MP3 kita selalu menggunakan Winamp. Bagaimana bila kita membuat MP3 player sendiri? Dijamin lagu yang Anda dengar terasa lebih merdu. MP3 player yang dihasilkan tidak kalah dengan WinAmp, bahkan Anda bisa juga mengedarkannya ke teman-teman Anda atau bahkan menjualnya, cukup membanggakan pastinya.<br />
Untuk membuat MP3 player langkah-langkahnya tidak sesulit yang dibayangkan. Kali ini kita akan menggunakan aplikasi Multimedia Builder (MMB) untuk membuat MP3 player. MMB sudah merilis versi 4.9 namun lebih baik jika Anda menggunakan versi 4.7 saja. Hal ini karena versi terbaru MMB mengharuskan Anda membeli lisensi untuk menjalankan file MP3. Sedangkan pada versi 4.7 kewajiban tersebut belum ada. </p>
<p>MMB 4.7 dapat di download di www.parametric.gegar.biz/download. Ukuran file download-nya 4.7MB. Setelah di download lakukan ekstraksi terhadap file download tersebut, selanjutnya lakukan instalasi dengan klik dua kali pada file setup.exe.<br />
<span id="more-20"></span><br />
LANGKAH 1<br />
Buka MMB dengan klik pada shortcut-nya di desktop, akan terlihat tampilan awal MMB. Bidang putih yang berada ditengah adalah lembar kerja kita. Disebelah kanan lembar kerja terdapat jendela Object List. Jendela  ini nantinya akan berisi keterangan objek-objek yang terdapat di project kita. Sebelum bekerja lakukan penyimpanan project kita dengan menekan [Ctrl+S] atau dengan klik icon-nya di toolbar. Isikan nama project yang Anda inginkan, misalnya MP3PlayerKu. Project akan disimpan dengan ekstensi .mbd.</p>
<p>LANGKAH 2<br />
Pertama kita lakukan pengaturan umum untuk MP3 player yang akan kita buat. Pada toolbar klik [Project] > [General Setting], akan muncul kotak dialog Project Setting. Pada form  Quick Preset pilih ukuran dimensi 320 x 200. Pada form  Window Tittle tuliskan judul MP3 player yang Anda inginkan, misalnya MP3PlayerKu. Beri tanda cek pada pilihan Standard Windows, kemudian klik [OK].</p>
<p>LANGKAH  3<br />
Selanjutnya untuk background kita akan menggunakan sebuah image. Masukkan image yang Anda inginkan. Klik [Object] > [Bitmap], cari image yang telah Anda siapkan sebelumnya kemudian klik [Open]. </p>
<p>LANGKAH 4<br />
Saat ini pada lembar kerja akan terlihat image tersebut. Lakukan beberapa penyesuaian. Anda bisa menggeser, memperbesar atau memperkecil image tersebut. Untuk melihat preview MP3 player kita klik kanan pada media kerja kemudian pilih [Test current page]. Untuk menutup preview klik pada tanda silang di pojok kanan atas. Perhatikan jendela Object List disebelah kanan lembar kerja, saat ini terdapat tulisan bitmap. </p>
<p>LANGKAH 5<br />
Sekarang kita siap memasukkan tombol-tombol fungsi dalam MP3 player. Klik icon wizard yang bergambar tongkat ajaib di toolbar. Akan muncul drop down menu, klik pada pilihan [Insert MP3 Control]. Terlihat pada lembar kerja tombol-tombol fungsi seperti play, stop, pause dll. Terlihat pula indikator waktu dari lagu yang akan diputar. Letakkan MP3 Control ini pada lokasi yang Anda inginkan, caranya cukup drag and drop di tempat yang tepat.<br />
<!--adsense--><br />
LANGKAH 6<br />
Agar lebih menarik besarkan font indikator waktu. Caranya klik dua kali pada indikator waktu atau bisa juga klik dua kali pada tulisan CBKTime di jendela Object List. Akan muncul kotak dialog Text Properties. Klik [Font] pilih jenis font dan ukuran yang Anda inginkan kemudian klik tombol [OK] dua kali. Untuk mengubah warna font kllik pada segitiga di form  Color Interaction, pilih warna yang Anda inginkan lalu klik [OK].</p>
<p>LANGKAH 7<br />
Lakukan juga langkah 6 untuk mengubah CBKTotal atau indikator panjang lagu yang akan sedang dimainkan. Atur letak kedua indikator waktu sehingga posisinya menjadi lebih menarik. Lakukan dengan drag and drop ke tempat yang Anda inginkan.</p>
<p>LANGKAH 8<br />
Sekarang kita akan membuat teks yang menunjukkan judul lagu yang sedang dimainkan. Caranya klik icon [Aa] yang ada disebelah kiri lembar kerja, kemudian klik di lembar kerja. Akan muncul tulisan Double click here.. . Klik dua kali pada tulisan tersebut maka akan muncul kotak dialog Text Properties. Pada form  Label pilih [CBK_MP3Name]. Ganti tulisan Double click here.. dengan karakter > dalam jumlah banyak atau bisa juga dengan karakter lain sesuai keinginan Anda. Pemberian karakter &#8220;>&#8221; ini hanya bertujuan agar pada preview terlihat letak judul lagu tersebut. Anda juga bisa mengubah jenis font dan pilihan warnanya lakukan seperti pada langkah 6.</p>
<p>LANGKAH 9<br />
Sekarang saatnya melakukan tes terhadap MP3 Player Anda. Klik kanan pada lembar kerja kemudian pilih [Test current page]. Akan muncul tampilan MP3 player Anda. Pada kontrol MP3 player klik tombol open yaitu tombol paling kanan. Akan muncul kotak dialog Open, cari file lagu yang akan Anda mainkan dan klik [Open]. Nah sekarang lagu tersebut pasti sudah terdengar, perhatikan juga apakah judul lagu sudah terlihat. Pastikan juga tombol-tombol kontrol lainnya bekerja dengan baik. Apabila tidak ada masalah tutup dulu test page ini dengan klik icon close yang ada di kanan atas. Jangan lupa untuk menyimpan project ini dengan tekan [Ctrl+S].</p>
<p>LANGKAH 10<br />
Agar MP3 player kita bisa dimainkan dan didistribusikan kita harus mengubah formatnya menjadi file yang bisa dieksekusi yaitu file berekstensi EXE. Caranya klik [File] > [Compile], akan muncul kotak dialog Check Project and Compile Output Files. Klik tombol [Locate] akan muncul kotak dialog Distribute files. Tentukan letak direktori file output, pada form  File name tuliskan MP3PlayerKu. Terakhir klik [Save] dan [OK].</p>
<p>LANGKAH 11<br />
Sekarang MP3 player kita sudah siap dimainkan dan didistribusikan. Ukuran file yang dihasilkan tergantung image yang kita masukkan namun rata-rata dibawah 500Kb. Untuk menggunakan aplikasi ini klik dua kali pada file MP3PlayerKu.EXE. Selanjutnya MP3 player ini siap digunakan, buka file MP3 dan mainkan sebuah lagu.</p>
<p>MP3 player ini masih terbatas sekali fungsi-fungsinya. Pada edisi selanjutnya akan kita lengkapi dengan fungsi playlist, volume, next track dan fungsi-fungsi lainnya yang lebih menarik. Sampai jumpa di edisi mendatang.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/membuat-mp3-player-sendiri-bagian-pertama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Total Commander 6.03a: File Managemer rasa NC</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/total-commander-603a-file-managemer-rasa-nc</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/total-commander-603a-file-managemer-rasa-nc#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2004 20:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat dengan NC atau Norton Commander? Anda yang dulu berkutat dengan DOS pasti mengingat legenda NC. NC adalah suatu software manajemen file yang berbasis DOS. Waktu itu semua tampilan layar terlihat hitam dan rumit, setelah NC hadir display komputer menjadi lebih user friendly dan tentu saja manajemen file  menjadi lebih mudah.
Di Windows untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih ingat dengan NC atau Norton Commander? Anda yang dulu berkutat dengan DOS pasti mengingat legenda NC. NC adalah suatu software manajemen file yang berbasis DOS. Waktu itu semua tampilan layar terlihat hitam dan rumit, setelah NC hadir display komputer menjadi lebih user friendly dan tentu saja manajemen file  menjadi lebih mudah.</p>
<p>Di Windows untuk manajemen file biasanya kita menggunakan Windows Explorer. Dibandingkan Windows Explorer proses manajemen file lewat Total Commander lebih efisien. Efisiensinya terletak pada penggunaan dua jendela operasi yang berdampingan dan minimalisasi penggunaan mouse. Minimalisasi penggunaan mouse ini akan diimbangi dengan penggunaan shortcut-shortcut dalam proses kerja. Sebagai contoh, di Windows Explorer untuk membuat folder baru cara yang sering digunakan adalah dengan klik kanan kemudian klik [New] > [Folder], kemudian kita ketikkan nama folder baru yang diinginkan dan tekan [Enter]. Dengan Total Commander, untuk membuat suatu folder baru cukup tekan [F7] kemudian isikan nama folder yang diinginkan dan tekan [Enter]. Contoh lain, untuk mengkopi file bisanya dilakukan dengan klik kanan file kemudian klik [Copy]. Selanjutnya di folder tujuan klik kanan kemudian klik [Paste]. Di Total Commander kita hanya perlu mengeset jendela kiri sebagai sumber dan jendela kanan sebagai tujuan kemudian tekan tombol F5 lalu [Enter].<br />
<span id="more-23"></span><!--adsense--><br />
Memang pada mulanya Anda harus meluangkan waktu untuk menghafal shortcut-shortcut tersebut. Tapi jangan khawatir, waktu beberapa jam tersebut tidak akan sia-sia, anggap saja sebagai investasi yang menguntungkan. Setelah hafal, Anda akan merasakan bahwa proses manajemen file akan semakin cepat dan efisien.<br />
Keunggulan Total Commander dibanding dengan dibanding dengan aplikasi manajemen file lainnya diantaranya adalah:<br />
â€¢	Adanya fitur FTP client yang memungkinkan kemudahan proses transfer file lewat Internet (upload dan download).<br />
â€¢	Split/Combine files, Anda tidak lagi membutuhkan software  pemecah file karena dalam Total Commander sudah dilengkapi dengan fitur ini.<br />
â€¢	Beberapa operasi pekerjaan seperti kopi dan kompres file bisa dilakukan di background. Misalnya ketika kita mengkopi file yang besar kita bisa mengaktifkan mode ini agar bisa tetap melakukan manajemen file, tanpa terganggu proses kopi tersebut.<br />
â€¢	File kompresi diperlakukan sebagai suatu direktori. Hal ini sangat menarik karena jika suatu file kompresi terdiri dari beberapa file didalamnya kita bisa mengkopi salah satunya saja tanpa mengekstrak seluruh file. Untuk fungsi kompresi Total Commander dilengkapi dengan Internal ZIP Packer, sementara untuk fungsi ekstraksi kita bisa mengekstrak format kompresi lainnya seperti RAR, ACE, TAR, ARJ, LZH, GZ dan CAB.<br />
â€¢	Fungsi Find Files dilengkapi dengan mode pencarian Find text. Fitur ini bisa mencari teks tertentu yang ada di dalam suatu file, bahkan dalam file kompresi sekalipun.<br />
â€¢	Fungsi Internal Viewer sangat membantu untuk melihat konten dari file berformat hex, binari dan text. Misalnya untuk melihat file rtf, txt ataupun bmp Anda tidak perlu mengeksekusi file tersebut lewat software lain, cukup menekan F3 maka isi file tersebut akan terlihat.<br />
â€¢	Fungsi Compare Directories (Shift+F2) bisa Anda manfaatkan untuk membandingkan isi dua buah folder.</p>
<p>Bagi Anda yang masih bersikeras memakai mouse, Total Commander  juga masih mendukung drag and drop file. Total Commander juga menawarkan banyak kustomisasi pada tampilan, dari warna font, background sampai tampilan button bar. Anda bisa juga langsung melakukan setting lewat file wincmd.ini. Caranya cukup klik [Configurations] > [Change Settings Files Directly]. Nah tunggu apalagi? Ayo bekerja dengan lebih efisien!</p>
<p>Informasi<br />
Situs			: www.ghisler.com<br />
Ukuran File		: 1.4MB<br />
Kategori		: Utility<br />
Lisensi			: Shareware<br />
Harga			: US$ 32<br />
Kebutuhan Sistem	: Windows 9x/ME/NT/2000/XP<br />
Fitur Utama		: Manajemen file</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/total-commander-603a-file-managemer-rasa-nc/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DigXY 1.2.1: Digitasi grafik dari file image</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/digxy-121-digitasi-grafik-dari-file-image</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/digxy-121-digitasi-grafik-dari-file-image#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2004 18:23:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Digitasi yang dimaksud disini yaitu memperoleh data numerik digital dari grafik yang berbentuk file image seperti bmp. Kalau Anda sering membuat laporan untuk tugas kuliah atau pekerjaan pasti suatu saat diharuskan untuk mengutip suatu grafik dari media cetak atau dari file pdf. Biasanya kita hanya men-scan atau hanya cut and glue grafik tersebut ke laporan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Digitasi yang dimaksud disini yaitu memperoleh data numerik digital dari grafik yang berbentuk file image seperti bmp. Kalau Anda sering membuat laporan untuk tugas kuliah atau pekerjaan pasti suatu saat diharuskan untuk mengutip suatu grafik dari media cetak atau dari file pdf. Biasanya kita hanya men-scan atau hanya cut and glue grafik tersebut ke laporan kita. Yang menjadi masalah jika dalam grafik tersebut tidak disertai dengan data-data nilai X dan Y, sementara kita ingin memodifikasi grafik tersebut. Lewat DigXY kita bisa mendapatkan data masing-masing variabel X dan Y yang berupa file txt atau csv dari suatu image grafik. Data yang diperoleh tersebut bisa langsung kita olah menjadi grafik baru lewat MS-Excel.</p>
<p>Proses yang harus dilakukan untuk melakukan digitasi cukup sederhana. Pertama-tama buka file grafik yang anda miliki. File grafik tersebut bisa anda siapkan sebelumnya atau bisa langsung diperoleh lewat scanner. Yang perlu diperhatikan file tersebut harus bertipe bmp, dib, tif atau tiff, karena DigXY baru mendukung tipe image ini. Untuk file pdf Anda harus mengubah dulu formatnya menjadi tif dengan Adobe Acrobat.<br />
<span id="more-18"></span><br />
<!--adsense--><br />
Selanjutnya lakukan proses Define Mapping Region yaitu mengidentifikasi luas bidang dari grafik yang akan di digitasi. Caranya dengan mengklik ikon Define Mapping Region di toolbar kemudian klik pada pojok area grafik lalu drag mouse sesuai dengan lebar area grafik. Lakukan penyesuaian agar area grafik tertutup sempurna oleh kotak merah. Untuk grafik yang areanya miring -biasanya karena proses scanning yang kurang sempurna- lakukan penyesuaian dengan klik ikon Rotate Mapping Region dan putar kotak merah sesuai dengan area grafik. </p>
<p>Proses ketiga adalah Axis Mapping yang bertujuan untuk menentukan range dari masing-masing axis. Caranya klik ikon Axis Mapping di toolbar kemudian isikan nilai minimum dan maksimum dari X dan Y. Jika data salah satu atau kedua axis berupa data logaritma klik X logarithmic atau Y logarithmic.</p>
<p>Proses terakhir adalah Collect Points yaitu melakukan identifikasi terhadap garis grafik yang akan kita digitasi. Caranya klik ikon Collect Points dari toolbar kemudian klik sebanyak mungkin tanda pada garis grafik yang dikehendaki. Semakin banyak points yang kita kumpulkan maka semakin akurat data yang kita kumpulkan. Terakhir lakukan penyimpanan dari hasil kerja anda. Pertama simpan dalam format dxy (DigXY files) kemudian simpan dalam format csv (comma separated variables) atau txt. Output yang dihasilkan berupa dua kolom data yang masing-masing mewakili data axis X dan Y. File csv yang dihasilkan bisa langsung dibuka lewat MS Excel dan kemudian bisa di proses untuk mendapatkan grafik baru.</p>
<p>Software ini bisa di-download di www.thunderheadeng.com/DigXY/index.htm dengan ukuran file download 862Kb.  Setelah masa coba 30 hari, jika tertarik Anda bisa membelinya dengan harga 30 USD. DigXY bisa bejalan di platform Windows 95/98/Me/NT/2000 atau XP.<br />
<img src="http://athena.divshare.com/thumbs/2007/03/10/211539/211539-e35_mid.jpg" border="0"></a></p>
<p><img src="http://athena.divshare.com/thumbs/2007/03/10/211540/211540-f34_mid.jpg" border="0"></a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/digxy-121-digitasi-grafik-dari-file-image/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memecah File</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/memecah-file</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/memecah-file#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2004 06:50:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika Anda ingin memindahkan suatu file MP3 yang berukuran 6,4Mb dari warnet ke komputer di rumah Anda. File MP3 tersebut tentu saja tidak muat di masukkan ke dalam disket yang kapasitasnya hanya 1,44 Mb. Apa solusinya? Solusinya sangat mudah, Anda hanya perlu memecah file MP3 tersebut menjadi file-file yang lebih kecil ukurannya sehingga muat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika Anda ingin memindahkan suatu file MP3 yang berukuran 6,4Mb dari warnet ke komputer di rumah Anda. File MP3 tersebut tentu saja tidak muat di masukkan ke dalam disket yang kapasitasnya hanya 1,44 Mb. Apa solusinya? Solusinya sangat mudah, Anda hanya perlu memecah file MP3 tersebut menjadi file-file yang lebih kecil ukurannya sehingga muat di masukkan ke disket. Untuk tujuan ini kita memerlukan aplikasi pemecah file. Aplikasi pemecah file atau yang sering disebut file splitter ini sangat banyak variannya, yang akan kita gunakan saat ini adalah TopSplit.</p>
<p>TopSplit dapat kita download gratis dan tidak ada batasan waktu penggunaan. Dengan TopSplit kita bisa menentukan besar ukuran tiap pecahan file. Bila terjadi kerusakan terhadap salah satu disket maka kita tidak perlu mengulangi proses dari awal, cukup mengganti file dari disket yang rusak tersebut. Hal in berbeda dengan WinZip atau WinRar yang mengharuskan kita mengulangi seluruh proses jika terjadi kerusakan pada salah satu disket.<br />
<span id="more-27"></span><br />
LANGKAH 1<br />
Bukalah web browser Anda, ketikkan alamat www.mofunzone.com/ downloadsoftware/500000011210.shtml atau bisa juga melalui portal download lainnya. Setelah masuk ke website tersebut klik [Download]. ukuran file download-nya sebesar 73Kb. Tentukan direktori tempat file download akan ditempatkan, misalnya D:\Downloads. Bila Anda melakukan koneksi di warnet jangan lupa untuk menyimpan juga file ini di disket.</p>
<p>LANGKAH 2<br />
Sebelum aplikasi ini bisa digunakan Anda harus melakukan ekstraksi file download yang merupakan file kompresi berekstensi zip. Caranya, buka Windows Explorer lalu masuk ke direktori dimana Topsplit ditempatkan yaitu D:\Downloads. Klik kanan pada file topsplit.zip, pilih [extract to folder D:\Downloads\Topsplit]. Tentu saja Anda harus mempunyai program WinZip untuk melakukan proses ini. Hasil ekstraksi akan terlihat pada folder Topsplit yang berisi dua folder yaitu DOS dan Win95. Topsplit yang kita gunakan adalah yang berada di folder Win95.<br />
<!--adsense--><br />
LANGKAH 3<br />
Setelah proses ekstraksi beres Anda bisa langsung menjalankan aplikasi ini karena TopSpit memang tidak memerlukan proses instalasi. Jalankan aplikasi ini dengan membuka folder D:\Downloads\Topsplit\Win95 lewat Windows Explorer kemudian klik dua kali file topsplit.exe, tidak lama jendela aplikasi TopSplit akan terbuka. Sekarang Anda sudah siap untuk melakukan proses splitting file. </p>
<p>LANGKAH 4<br />
Untuk memulai proses pemecahan file pertama-tama tentukan file yang akan Anda pecah dengan cara klik [Select Source File]. Pilih file yang akan di pecah, sebagai contoh kita akan memecah sebuah file MP3, klik file tersebut  kemudian klik [Open]. </p>
<p>LANGKAH 5<br />
Tentukan juga direktori tempat hasil pemecahan file akan diletakkan. Lebih baik bila Anda membuat folder baru misalnya D:\Downloads\Hasil_Split. Selanjutnya klik [Select Output Folder]. Pilih folder yang Anda inginkan dengan mengeklik [Browse], Selanjutnya klik [OK].</p>
<p>LANGKAH 6<br />
Sekarang Anda harus menentukan besar ukuran file pecahan yang akan dibuat. Pada tab [Split] Anda bisa melihat ada form [Split Size], klik [Change]. Pilih [By Percent of Source File Size]. Akan muncul jendela baru [Change Split Size by percent]. Pilihan ini berarti Anda bisa memecah file berdasarkan prosentase pilihan Anda. Misalnya jika Anda ingin memecah file menjadi lima bagian maka Anda harus mengisi besar prosentase pecahan dengan angka 20 yang berarti 20 persen. Klik [OK], maka pada [Number Of Split Files] akan muncul angka 5.</p>
<p>Pada form [Split Size] Anda bisa juga memilih [Change Split Size by size]. Pada pilihan ini Anda bisa langsung menentukan ukuran file pecahan, tidak lagi berdasarkan prosentase. Caranya klik [Change] pada form [Split Size], kemudian pilih [By Size]. Bila Anda menginginkan pecahan file yang pas dimasukkan ke satu disket maka masukkan besar pilihan 1440000. Ini berarti Anda memecah masing-masing file sebesar 1,44Mb. Selanjutnya klik [OK], pada form [Number Of Split Files] akan terlihat angka 5 yang berarti Anda membutuhkan 5 buah disket untuk menyimpannya. Bila semua pilihan telah Anda tentukan sesuai kebutuhan, klik [Start Process] untuk memulai proses pemecahan file.</p>
<p>LANGKAH 7<br />
Selanjutnya lihat hasil pemecahan file di foder output yang sudah kita tentukan sebelumnya yaitu folder Hasil_Split. Pada folder ini terlihat lima buah file dengan nama: namafile.001, namafile.002, dan seterusnya sampai namafile.005. Selain itu ada lagi satu file MS DOS Batch File, yaitu: namafile.BAT. Setelah file terpecah-pecah sesuai kebutuhan, pindahkan file-file tersebut ke dalam disket.</p>
<p>LANGKAH 8<br />
Sekarang kita masuk ke proses penggabungan file-file yang sudah dipecah. Sebelum memulai proses ini, masukkan semua file pecahan dari masing-masing disket ke dalam satu folder. Untuk menggabungkan file yang telah dipecah-pecah Anda cukup masuk ke Windows Explorer kemudian klik dua kali file namafile.BAT. Akan muncul tampilan MS-DOS yang selanjutnya otomatis melakukan penggabungan terhadap file pecahan yang tersedia.</p>
<p>LANGKAH 9<br />
Cara lainnya untuk menggabungkan file pecahan bisa melalui aplikasi TopSplit. Jalankan aplikasi ini seperti pada langkah 3. Klik tab [Merge], pada form [Merge File List] terlihat masih kosong. File yang akan digabungkan nantinya harus terlihat di form ini.</p>
<p>LANGKAH 10<br />
Selanjutnya kita harus menentukan lokasi file-file pecahan yang akan digabungkan dan di direktori mana file hasil penggabungan akan diletakkan. Caranya sama dengan langkah 3 dan 4. Klik [Change Merge File Name] untuk mengganti nama file gabungan. Pastikan Anda melengkapi ekstensi file sesuai format file tersebut. Misalnya untuk file MP3 berikan ekstensi .mp3 diakhir nama file. Untuk memulai penggabungan file klik [Start Process]. Sekarang coba mainkan file hasil penggabungan itu di WinAmp. Apakah berhasil?</p>
<p>(Dimuat di KomputerAktif no. 81, 2 Juni 2nd 2004)</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/memecah-file/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ace Poster 1.0: Cetak Poster Jadi Mudah</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/ace-poster-10-cetak-poster-jadi-mudah</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/ace-poster-10-cetak-poster-jadi-mudah#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2004 14:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat kualitas cetak printer saat ini setara dengan hasil cetak foto. Jika Anda mempunyai suatu gambar atau foto yang baik dan ingin mencetaknya menjadi poster yang besar, inilah software yang Anda butuhkan. Ace Poster menjadikan proses setting layout poster terasa sangat mudah dan cepat.
Proses layout dijamin sangat sederhana, pertama buka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat kualitas cetak printer saat ini setara dengan hasil cetak foto. Jika Anda mempunyai suatu gambar atau foto yang baik dan ingin mencetaknya menjadi poster yang besar, inilah software yang Anda butuhkan. Ace Poster menjadikan proses setting layout poster terasa sangat mudah dan cepat.</p>
<p>Proses layout dijamin sangat sederhana, pertama buka file gambar atau langsung transfer dari scanner, kemudian sesuaikan setting kertas yang akan digunakan dengan klik tombol [Page Setup]. Selanjutnya tentukan ukuran poster yang Anda inginkan, pada bagian bawah preview poster akan terlihat berapa lembar kertas yang dibutuhkan. Anda juga bisa melakukan croping dengan klik tombol [Crop]. Selanjutnya Anda tinggal klik tombol [Print] untuk memulai proses cetak, tidak sampai 5 menit poster Anda sudah siap cetak.</p>
<p>Jika ada salah satu hasil cetak yang rusak, Anda tidak perlu mencetak lagi dari awal. Yang perlu Anda lakukan adalah klik pada bagian preview poster. Pada bagian yang Anda pilih akan muncul tanda silang, hal ini berarti pada bagian tersebut tidak ikut tercetak.<br />
<span id="more-25"></span><br />
<!--adsense--><br />
Ace Poster mendukung beberapa format graphic yang populer seperti BMP, JPG, TIFF, PNG, TGA, PCX, PSD dan PCD. Versi trial bisa Anda download dari www.aceposter.com dengan ukuran file 2.24MB. Versi trial ini bisa digunakan 30 hari. Untuk versi registered Anda harus menyiapkan US$ 8.95. Pada versi registered tidak ada lagi tulisan â€œunregisteredâ€ pada hasil cetak poster.<br />
(Dimuat di PCplus Edisi 169/V/2004)</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/ace-poster-10-cetak-poster-jadi-mudah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HOME COOKIN 4.9</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/windows/home-cookin-49</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/windows/home-cookin-49#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2004 02:23:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[: AGAR RESEP MASAKAN TIDAK TERCECER
Apakah nenek, ibu atau istri Anda mempunyai resep masakan yang menjadi favorit keluarga? Jangan sampai resep itu hilang ditelan waktu. Inilah saatnya Anda mengabadikan resep-resep tersebut. Software yang bisa di-download di www.mountain-software.com ini adalah sarana yang tepat untuk mengabadikannya. 
Dengan software ini Anda tidak hanya bisa mencatat resep-resep tapi juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>: AGAR RESEP MASAKAN TIDAK TERCECER</p>
<p>Apakah nenek, ibu atau istri Anda mempunyai resep masakan yang menjadi favorit keluarga? Jangan sampai resep itu hilang ditelan waktu. Inilah saatnya Anda mengabadikan resep-resep tersebut. Software yang bisa di-download di www.mountain-software.com ini adalah sarana yang tepat untuk mengabadikannya. </p>
<p>Dengan software ini Anda tidak hanya bisa mencatat resep-resep tapi juga bisa mengorganisir seluruh resep dengan mudah. Anda bisa membuat chapter-chapter tertentu untuk mengelompokkan resep-resep tersebut, misalnya chapter kue kering diisi dengan bermacam resep kue-kue kering dan resep-resep roti Anda masukkan ke chapter roti. Caranya cukup mudah pada tab sheet [Index] klik [Chapter] kemudian pilih [Add new chapter]. Untuk memasukkan resep baru klik [Add] lalu klik [Recipe]. Sebagai pelengkap Anda juga bisa memasukkan foto-foto dari masakan tersebut, sayangnya Home Cookin hanya men-support file gambar berformat BMP.<br />
<span id="more-24"></span><br />
<!--adsense--><br />
Jika Anda telah memasukkan beberapa resep, Anda bisa mulai merencanakan menu-menu Anda untuk sebulan kedepan. Lewat tab sheet [Meals], fungsi ini sangat mudah dilakukan.<br />
Home Cookin 4.9 bersifat shareware dengan besar file download yang cukup kecil, 470Kb. Jika Anda memutuskan untuk membelinya, software ini dijual dengan harga $29.95. Sistem operasi yang dibutuhkan Windows 9X, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, atau Windows XP. </p>
<p>(Dimuat di PCplus Edisi 167/V/2004)</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/windows/home-cookin-49/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
