<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>inparametric.com &#187; Statistics</title>
	<atom:link href="http://inparametric.com/bhinablog/category/statistics/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://inparametric.com/bhinablog</link>
	<description>GNU/Linux &#124; Behavior &#124; Higher Education &#124; SPSS &#124; Statistics &#124;</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jul 2010 07:29:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Belajar SEM &#8211; Structural Equation Modeling</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/belajar-sem</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/belajar-sem#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 13:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya semakin banyak penggunaan SEM, Structural Equation Modeling, atau Model persamaan struktural dalam penelitian-penelitian di Indonesia. Saya akan memasang beberapa tulisan tentang model persamaan struktural secara berseri dalam beberapa waktu kedepan.
Untuk seri pertama ini saya mendapat kehormatan untuk memasang artikel dari mas Wahyu Widhiarso, pakar psikometri dari Psikologi UGM. Artikel mas Wahyu yang berjudul Estimasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya semakin banyak penggunaan SEM, Structural Equation Modeling, atau Model persamaan struktural dalam penelitian-penelitian di Indonesia. Saya akan memasang beberapa tulisan tentang model persamaan struktural secara berseri dalam beberapa waktu kedepan.<br />
Untuk seri pertama ini saya mendapat kehormatan untuk memasang artikel dari mas Wahyu Widhiarso, pakar psikometri dari Psikologi UGM. Artikel mas Wahyu yang berjudul Estimasi reliabilitas pengukuran dalam pendekatan model persamaan struktural ini secara singkat mengenalkan estimasi reliabilitas pengukuran dengan menggunakan pendekatan model persamaan struktural, diantaranya: Composite reliability, Construct reliability, dan Maximal reliability.<br />
<span id="more-145"></span><br />
Tulisan selengkapnya bisa langsung diunduh di halaman <a href="http://inparametric.com/bhinablog/downloads">Download</a>.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/belajar-sem/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengantar QTAFI</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/pengantar-qtafi</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/pengantar-qtafi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 17:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/104</guid>
		<description><![CDATA[QTAFI  (Questions, Tables and Figures) adalah suatu aplikasi yang dikembangkan untuk mempermudah pelaksanaan survey. Dengan QTAFI kita bisa dengan mudah membuat kuisioner, membuat lembar data di SPSS dan mempermudah proses analisis data dengan SPSS. Aplikasi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang akan membuat kuisioner ataupun fakultas atau universitas yang akan mengadakan survey penelusuran alumni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>QTAFI  (Questions, Tables and Figures) adalah suatu aplikasi yang dikembangkan untuk mempermudah pelaksanaan survey. Dengan QTAFI kita bisa dengan mudah membuat kuisioner, membuat lembar data di SPSS dan mempermudah proses analisis data dengan SPSS. Aplikasi ini sangat cocok bagi mahasiswa yang akan membuat kuisioner ataupun fakultas atau universitas yang akan mengadakan survey penelusuran alumni (graduate survey atau tracer study).</p>
<p>QTAFI adalah aplikasi  yang berbasis makro. Bentuk aplikasi ini berupa file dokumen berekstensi doc (seperti dokumen yang biasa kita buat lewat MS Word), hanya saja terkandung makro QTAFI di dalamnya. Untuk menjalankan aplikasi ini tentu saja MS Word harus sudah terpasang di komputer kita.</p>
<p>Saya mulai menggunakan aplikasi ini sejak tahun 2003, pada waktu itu aplikasi ini membantu pelaksanaan survey penelusuran alumni di UGM. Sejak saat itu saya terlibat dalam pengembangan QTAFI dan online.QTAFI (QTAFI berbasis web) walaupun hanya sebagai tester setia <img src='http://inparametric.com/bhinablog/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />. Sampai saat ini pengembangan aplikasi ini terus berlanjut, terutama untuk versi online yang sudah sampai pada versi 2. Saat ini puluhan online survey secara bersamaan berjalan di server online.QTAFI2.<br />
<span id="more-104"></span><br />
Secara garis besar fungsi QTAFI terletak pada fungsi bukukode (codebook). Pertama kita buat bukukode yang isinya adalah informasi tentang pertanyaan-pertanyaan yang ada di kuisioner kita. Selanjutnya dengan bukukode ini kita bisa dengan mudah membuat:</p>
<ul>
<li>Kuisioner kertas. QTAFI akan menerjemahkan buku kode menjadi format kuisioner yang siap cetak.</li>
<li>Definisi data SPSS (nama variabel, label variabel, nilai variabel, missing value).</li>
<li>SPSS syntax untuk data analisis. Isinya perintah syntax dengan fungsi tabel, hasilnya berupa tabel dengan format standar publikasi ilmiah.</li>
<li>Online kuisioner. Prosesnya adalah mengubah buku kode ke format XML yang kemudian dengan bantuan online.QTAFI2 kita bisa dengan mudah membuat online kuisioner.</li>
</ul>
<p>Fungsi paling penting dari bukukode adalah sebagai alat dokumentasi dari kuisioner yang kita buat. Dokumentasi ini bisa dijadikan instrumen standar ketika beberapa peneliti bekerja bersamaan dalam proyek survey yang besar. Selain itu dokumentasi ini juga bisa sebagai acuan bagi operator dalam proses memasukkan data, terutama bila terdapat lebih dari satu operator.</p>
<p>Kita bisa juga membuat langsung kuisioner kertas dengan QTAFI tanpa membuat bukukode terlebih dahulu. Setelah kuisioner tersebut selesai kita bisa mendapatkan bukukode-nya secara otomatis lewat QTAFI.</p>
<p>Sebagai gambaran lebih terperinci Anda bisa membaca artikel <a href="http://inparametric.com/download">Pengantar QTAFI </a>. Artikel ini ditulis untuk workshop QTAFI pada tahun 2004 di UGM. Ada banyak perubahan dalam QTAFI setelah artikel tersebut ditulis, namun fungsi dasarnya tetap sama. Dengan mambaca artikel ini Anda bisa mendapatkan informasi lebih terperinci tentang QTAFI. Anda bisa juga langsung mencoba QTAFI dengan mengunduhnya terlebih dahulu <a href="http://inparametric.com/download">disini</a>. Proses pemasangannya sudah dijelaskan terperinci di dalamnya. Lebih lanjut tentang QTAFI dan online.QTAFI akan kita bahas pada artikel-artikel selanjutnya.</p>
<p>Saya sangat tertarik mendapatkan respon dari Anda yang telah mencoba QTAFI. Silakan tinggalkan komentar Anda dengan menuliskannya di formulir dibawah ini atau menghubungi saya lewat email: inparametric[at]yahoo.com.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/pengantar-qtafi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Factor Analysis on the Characteristics of Occupation</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/psychology/factor-analysis-on-the-characteristics-of-occupation</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/psychology/factor-analysis-on-the-characteristics-of-occupation#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2008 21:25:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/101</guid>
		<description><![CDATA[This article is basically ripped off from Field&#8217;s Discovering Statistics Using SPSS for Windows with some minor subjective interpretation from me. So if you have access to the book just read it instead of this article. It is really a good book for you who want to learn SPSS and statistics. Highly recommended book  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>This article is basically ripped off from Field&#8217;s <em>Discovering Statistics Using SPSS for Windows</em> with some minor subjective interpretation from me. So if you have access to the book just read it instead of this article. It is really a good book for you who want to learn SPSS and statistics. Highly recommended book <img src='http://inparametric.com/bhinablog/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> !
</p></blockquote>
<p>Factor analysis was first used in 1904 by Charles Spearman, a Psychologist<br />
from United Kingdom. Spearman used factor analysis in his models of human<br />
intelligence. With factor analysis he developed theory that variety of cognitive test<br />
could all be explained by one single factor which called g factor. Later on Raymond<br />
Cattell, psychologist from US, used factor analysis in most of his research on<br />
intelligence which lead to the development of his theory on Fluid and Crystallized<br />
Intelligence. 16 Personality Factor (16PF) test is also one of Raymond Cattellâ€™s<br />
research results based on factor analysis.</p>
<p>Factor analysis is quiet different to other statistical analysis method. Many<br />
statistical analysis methods are used to investigate the relation between<br />
independent and dependent variables. In contrast, factor analysis is used to study<br />
the patterns of relationship among many dependent variables, with the goal of<br />
discovering something about the nature of independent variables that affect them.<br />
The tricky part is that those independent variables were not measure directly. Thus<br />
answers obtained by factor analysis are necessarily more hypothetical and tentative<br />
than is true when independent variables are observed directly (Darlington, 1997).</p>
<p>Factor analysis in psychology is most often associated with intelligence<br />
research. Nevertheless, the use of factor analysis can be observed in other domain<br />
of psychology such as personality, attitudes, etc. The trait theorists in psychology<br />
have been used factor analysis to measure personality traits. The Extraversion-<br />
Introversion and the Neuroticism traits by Eysenck and 16 Personality Factor<br />
questionnaires (16 PF) by Cattell are some of the examples of implementation of<br />
Factor Analysis (Field, 2000). Furthermore, factor analysis is used widely in other<br />
social sciences, education, business fields, biological science, etc.<br />
<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-6467550191022694";
/* 468x60, created 4/14/08 */
google_ad_slot = "6778032991";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script><br />
<span id="more-101"></span><br />
The main applications of factor analytic techniques are: (1) to reduce the<br />
number of variables and (2) to detect structure in the relationships between variables, that is to classify variables. Therefore, factor analysis is applied as a data<br />
reduction or structure detection method (Statsoft, 2003). Reducing the number of<br />
variables means reducing complexity of data, thus it will be easier to analyze the<br />
data&#8230;<br />
<a href="http://inparametric.com/bhinablog/?page_id=70"><br />
<strong>Download the complete article&#8230;(pdf)</strong></a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/psychology/factor-analysis-on-the-characteristics-of-occupation/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mentransfer data dari SPSS ke R</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/mentransfer-data-dari-spss-ke-r</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/mentransfer-data-dari-spss-ke-r#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 20:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/93</guid>
		<description><![CDATA[Cara paling mudah untuk mentransfer data dari SPSS ataupun aplikasi lainnya ke R adalah dengan mengubah dulu data tersebut ke format teks (ASCII). Untuk SPSS caranya cukup mudah yaitu dengan klik Save > Save As.. kemudian pilih Tab delimited atau Fixed-ascii. Lewat SPSS syntax bisa dengan perintah:

WRITE OUTFILE=&#8217;C:\lokasi berkas\test.dat&#8217;
  TABLE /ALL ..

Hasilnya berupa berkas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara paling mudah untuk mentransfer data dari SPSS ataupun aplikasi lainnya ke R adalah dengan mengubah dulu data tersebut ke format teks (ASCII). Untuk SPSS caranya cukup mudah yaitu dengan klik <strong>Save > Save As.. </strong>kemudian pilih <em>Tab delimited</em> atau <em>Fixed-ascii</em>. Lewat SPSS syntax bisa dengan perintah:</p>
<blockquote><p>
WRITE OUTFILE=&#8217;C:\lokasi berkas\test.dat&#8217;<br />
  TABLE /ALL ..
</p></blockquote>
<p>Hasilnya berupa berkas yg berekstensi dat (*.dat).</p>
<p>Untuk percobaan, data yang dipakai di artikel sebelumnya saya buka dengan SPSS kemudian saya simpan sebagai berkas teks dengan nama berkas <strong>test.dat</strong>.</p>
<p>Untuk membuka berkas ini di R, jalankan perintah:</p>
<blockquote><p>
> test <- read.table("D:/test.dat",header=T)<br />
> test
</p></blockquote>
<p><img src="http://www.divshare.com/img/2609651-87e.jpg" border="0" /></a></p>
<p>Perintah <strong>Header=T</strong> berarti baris pertama dari data akan dibaca sebagai nama variabel.<br />
<span id="more-93"></span><br />
Salah satu kelemahan cara ini tentu saja semua atribut variabel seperti label dan value label akan hilang. Di seri selanjutnya akan kita bahas pembuatan variabel label dan value.</p>
<p>Sebagai catatan, untuk artikel ini saya menggunakan R versi Windows yang bisa di unduh <a href="http://cran.r-project.org/bin/windows/base/">disini.</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/mentransfer-data-dari-spss-ke-r/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memasukkan data di R</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/memasukkan-data-di-r</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/memasukkan-data-di-r#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Sep 2007 18:45:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/92</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna SPSS pasti akan sedikit canggung ketika pertama kali menggunakan R. Hal ini disebabkan karena R yang berbasis konsole tentu saja tidak seperti SPSS yang menyediakan tampilan tabel data pada awal tampilan. Di R kita harus membiasakan diri untuk tidak melihat tabel data kita (walaupun hal ini bisa dilakukan di R).
Untuk perkenalan dengan R kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengguna SPSS pasti akan sedikit canggung ketika pertama kali menggunakan R. Hal ini disebabkan karena R yang berbasis konsole tentu saja tidak seperti SPSS yang menyediakan tampilan tabel data pada awal tampilan. Di R kita harus membiasakan diri untuk tidak melihat tabel data kita (walaupun hal ini bisa dilakukan di R).</p>
<p>Untuk perkenalan dengan R kali ini kita akan belajar bersama-sama cara memasukkan data di R berikut cara mengedit data. Misalkan kita memiliki data sbb:</p>
<p><img src="http://www.divshare.com/img/thumb/2033856-1a4.jpg" alt="data R" /></a></p>
<p>Dalam R jalankan perintah:</p>
<blockquote><p>
> coba <- data.frame(nama = c("Abie", "Budi", "Cici", "Dudu", "Eci"),<br />
                           gender = c(1, 1, 2, 1, 2),<br />
                           nilai = c(9, 8, 7, 9, 9))<br />
> coba</p></blockquote>
<p><span id="more-92"></span><br />
Hasilnya akan terlihat sbb:<br />
<a href="http://www.divshare.com/download/2034152-d92"><img src="http://www.divshare.com/img/2034152-d92.jpg" border="0"></a></p>
<p>Untuk mengedit data tersebut jalankan perintah:</p>
<blockquote><p> coba <- edit(coba)</p></blockquote>
<p>Akan muncul kotak dialog dimana kita bisa mengedit data kita.</p>
<p><a href="http://www.divshare.com/download/2034153-9a0"><img src="http://www.divshare.com/img/2034153-9a0.jpg" border="0"></a></p>
<p>Pada artikel selanjutnya kita akan belajar mengekspor data dari SPSS ke R.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/memasukkan-data-di-r/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>R: Aplikasi Statistik di GNU/Linux</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/linux/r-aplikasi-statistik-di-gnulinux</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/linux/r-aplikasi-statistik-di-gnulinux#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2007 16:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/91</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan postingan sebelumnya tentang aplikasi statistik di GNU/Linux, kali ini kita akan berkenalan dengan R. R adalah aplikasi statistik di GNU/Linux. Dukungan dokumentasi untuk R kelihatannya lebih baik dari pada PSPP. Selain itu penggunanya juga sangat banyak, terlihat di forumnya yang cukup ramai. R juga ada versi Windows-nya sehingga pengguna Windows bisa juga menggunakannya.
Untuk mendapatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan postingan sebelumnya tentang aplikasi statistik di GNU/Linux, kali ini kita akan berkenalan dengan R. R adalah aplikasi statistik di GNU/Linux. Dukungan dokumentasi untuk R kelihatannya lebih baik dari pada PSPP. Selain itu penggunanya juga sangat banyak, terlihat di forumnya yang cukup ramai. R juga ada versi Windows-nya sehingga pengguna Windows bisa juga menggunakannya.</p>
<p>Untuk mendapatkan R, arahkan penjelajah Anda ke <a href="http://www.r-project.org/">http://www.r-project.org/</a>. Unduh R versi terbaru yaitu <strong>R-2.5.1.tar.gz</strong>.<br />
<span id="more-91"></span><br />
Untuk memasangnya lakukan perintah:</p>
<blockquote><p>tar xvfz R-2.5.1.tar.gz<br />
./configure<br />
make<br />
make check</p></blockquote>
<p>Ketika melakukan perintah ./configure beberapa pustaka kemungkinan akan diminta. Jenis pustaka yang dibutuhkan tergantung spesifikasi mesin Linux Anda. Saya harus memasang beberapa pustaka, diantaranya: gcc-gfortran, libreadline5 &#8211; devel, f2c.</p>
<p>Jika Anda menggunakan <a href="http://inparametric.com/bhinablog/archives/40">urpmi</a>, sangat disarankan untuk melakukan update daftar aplikasi urpmi terlebih dahulu agar pustaka-pustaka terbaru terdaftar di database urpmi Anda. Untuk melakukan update daftar paket urpmi lakukan perintah:</p>
<blockquote><p>urpmi.update -a</p></blockquote>
<p>Setelah semua terpasang dengan baik, jalankan perintah:</p>
<blockquote><p>R</p></blockquote>
<p>Maka akan terlihat informasi bahwa aplikasi R telah berjalan.</p>
<p><center><br />
<img src="http://www.divshare.com/img/2019782-50c.jpg" alt="Aplikasi Statistik R"></a><br />
</center></p>
<p>Untuk tampilan GUI Anda bisa juga memasang <strong>RKWard</strong>, yaitu aplikasi dibawah KDE yang menjembatani bahasa R dengan tampilan antar muka yang menarik. Informasi selanjutnya tentang RKWard bisa dilihat <a href="http://rkward.sourceforge.net/?content=home">disini</a>.</p>
<p>Artikel berikutnya akan kita bahas lebih lanjut penggunaan R sebagai aplikasi statistik.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/linux/r-aplikasi-statistik-di-gnulinux/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PSPP: SPSS di GNU/Linux</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/linux/pspp-spss-di-gnulinux</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/linux/pspp-spss-di-gnulinux#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2007 20:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/90</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu kendala bagi saya untuk bermigrasi total ke GNU/Linux adalah ketergantungan saya dengan SPSS. Aplikasi statistik di GNU/Linux sepertinya memang masih kalah perkembangannya dibanding aplikasi lain seperti pengolah kata ataupun aplikasi grafis. Di GNU/Linux aplikasi statistik yang cukup adalah R, PSPP dan Stata.
Artikel kali ini merupakan perkenalan kita dengan PSPP. Nama PSPP pastilah agak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu kendala bagi saya untuk bermigrasi total ke GNU/Linux adalah ketergantungan saya dengan SPSS. Aplikasi statistik di GNU/Linux sepertinya memang masih kalah perkembangannya dibanding aplikasi lain seperti pengolah kata ataupun aplikasi grafis. Di GNU/Linux aplikasi statistik yang cukup adalah R, PSPP dan Stata.</p>
<p>Artikel kali ini merupakan perkenalan kita dengan PSPP. Nama PSPP pastilah agak sedikit aneh, memang namanya adalah plesetan dari aplikasi SPSS dibawah Windows. Tidak begitu jelas singkatan dari apa PSPP ini, namun di situsnya ada beberapa kemungkinan singkatan yaitu:<br />
- Perfect Statistics Professionally Presented<br />
- Probabilities Sometimes Prevent Problems<br />
- People Should Prefer PSPP<br />
Anda bisa mengarang sendiri kepanjangan dari akronim PSPP, misalnya: Program Statistik Paling Penting <img src='http://inparametric.com/bhinablog/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' />.</p>
<p>Keunggulan PSPP dibanding aplikasi statistik lainnya di GNU/Linux adalah dukungan terhadap SPSS Syntax. Hampir semua perintah syntax SPSS bisa dikenali PSPP. Untuk yang sudah mengenal SPSS syntax pastinya ini menjajinkan kemudahan karena tidak perlu lagi belajar perintah-perintah baru seperti pada aplikasi R.</p>
<p>Pertama unduh PSPP di <a href="ftp://ftp.gnu.org/pub/gnu/pspp/">ftp://ftp.gnu.org/pub/gnu/pspp/</a>. Selanjutnya untuk proses pemasangan lakukan perintah:<br />
<span id="more-90"></span></p>
<blockquote><p>su<br />
tar -xzf pspp-0.4.0.1.tar.gz<br />
cd pspp-0.4.1<br />
./configure<br />
make<br />
make check<br />
make install</p></blockquote>
<p>Saat menjalankan perintah ./configure, Mesin Linux Anda akan menagih beberapa pustaka (libraries) tergantung pustaka yang belum lengkap. Saya harus memasang beberapa pustaka, diantaranya adalah: libplotutils2-devel,<br />
libxaw-devel, libxaw6, libxp6-devel, libxpm4-devel. Bila Anda menggunakan urpmi, ada baiknya untuk mengupdate dulu data base urpmi sebelum melakukan pemasangan.</p>
<p>Setelah proses pemasangan selesai coba jalankan perintah:</p>
<blockquote><p>pspp</p></blockquote>
<p>Jika semua terpasang dengan baik pasti terlihat seperti gambar dibawah ini:</p>
<p><img src="http://inparametric.com/bhinablog/photos/pspp.jpg" alt="pspp" /></p>
<p>Cara paling mudah untuk melakukan analisis adalah dengan membuat berkas dengan editor dan kemudian kita lakukan perintah pspp terhadap berkas tersebut. Contoh, buat berkas dengan editor yang berisi perintah SPSS syntax seperti dibawah ini:</p>
<blockquote><p>
DATA LIST LIST /nama (a25) gaji (f8).<br />
BEGIN DATA.<br />
abie 1000<br />
budi 2500<br />
cici 3500<br />
doni 2250<br />
END DATA.</p>
<p>LIST.</p>
<p>DESCRIPTIVES /gaji<br />
 /statistics ALL.
</p></blockquote>
<p>Simpan berkas tersebut dengan ekstensi .syn, misalnya <strong>test.syn</strong>. Untuk menganalisis lakukan perintah:</p>
<blockquote><p>pspp test.syn</p></blockquote>
<p>Hasil analisis akan tersalin pada file <strong>pspp.list</strong>. Bila berkas tersebut dibuka maka hasil analisis akan terlihat sbb:<br />
<img src="http://inparametric.com/bhinablog/photos/pspp1.jpg" alt="pspp" /></p>
<p>PSPP juga bisa digunakan secara interaktif, yaitu dengan mengetikkan langsung perintah SPSS syntax di konsole. Namun sampai sekarang saya belum berhasil menggunakannya. Dukungan dokumen dari pengguna langsung PSPP sepertinya masih sangat kurang. Harus diakui bahwa besarnya SPSS di sebabkan karena dukungan dokumentasi yang sangat menyeluruh. Masalah dokumentasi aplikasi yang menyeluruh menurut saya masih menjadi kendala di aplikasi-aplikasi GNU/Linux. Biasanya dokumentasi dibuat dengan tuntutan pengetahuan awal (<em>prior knowledge</em>) pengguna yang tinggi. Bagi orang awam, dokumentasi ini tidak akan berguna karena mereka kesulitan dalam memahaminya.</p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/linux/pspp-spss-di-gnulinux/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sorting and Rearranging Variables&#8217; Name with SPSS Syntax</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/sorting-and-rearranging-variables-with-spss-syntax</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/sorting-and-rearranging-variables-with-spss-syntax#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2007 16:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/69</guid>
		<description><![CDATA[





Recently I came across this tricky task: sorting variable name in SPSS Data Editor. It should not be a problem with only few variables, but imagine to do it for a couple hundreds variables! OK maybe I&#8217;m not clear enough in explaining this. For example I have a data set with variable name Var001, Var003, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style=â€display:block;float:left;margin: 5px 5px 5px 5px;â€>
<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-6467550191022694";
google_alternate_color = "FFFFFF";
google_ad_width = 300;
google_ad_height = 250;
google_ad_format = "300x250_as";
google_ad_type = "text_image";
//2007-08-12: test
google_ad_channel = "5969659949";
google_color_border = "FFFFFF";
google_color_bg = "FFFFFF";
google_color_link = "0066CC";
google_color_text = "000000";
google_color_url = "000000";
google_ui_features = "rc:6";
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
  src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script>
</div>
<p>Recently I came across this tricky task: sorting variable name in SPSS Data Editor. It should not be a problem with only few variables, but imagine to do it for a couple hundreds variables! OK maybe I&#8217;m not clear enough in explaining this. For example I have a data set with variable name Var001, Var003, and Var002 and I want to order it to Var001, Var002 and Var003.</p>
<p>After googling I found the solution listed <a href="http://www.spsstools.net/Syntax/LabelsAndVariableNames/SortVariableNamesByAlphaOrder_AnswerNet.txt]">here</a>. The syntax command: </p>
<blockquote><p>FLIP.<br />
SORT CASES BY case_lbl.<br />
FLIP NEWNAMES=case_lbl. </p></blockquote>
<p>The first command is transposing the data file, this means that all of your variables&#8217; name will be listed in one variable. The second command is sorting the variable. The last one transposing again to its original structure.</p>
<p>However this syntax turns out to be very bad solution. After the first transposing command the variables is losing its variable definition such as variable label, missing value, column etc. This thing happen because each variables turn into a variable value. After digging some more information the solution is quite simple: utilizing save command! The syntax is like so:<br />
<span id="more-69"></span></p>
<blockquote><p>SAVE OUTFILE=&#8217;C:/test.sav&#8217;<br />
 /KEEP= var001 var002 var003.</p></blockquote>
<p>These commands basically save the data set in different order. If you have a lot of variables and you want to sort it alphabetically, just sort your variable list in word processor like Openoffice.org or MS Word.<br />
<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-6467550191022694";
google_alternate_color = "FFFFFF";
google_ad_width = 468;
google_ad_height = 60;
google_ad_format = "468x60_as";
google_ad_type = "text_image";
//2007-08-27: bb_small end of article
google_ad_channel = "5941415610";
google_color_border = "FFFFFF";
google_color_bg = "FFFFFF";
google_color_link = "FFFFCC";
google_color_text = "000000";
google_color_url = "000000";
//-->
</script><br />
<script type="text/javascript"
  src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/sorting-and-rearranging-variables-with-spss-syntax/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekilas tentang SPSS Syntax</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/sekilas-tentang-spss-syntax</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/sekilas-tentang-spss-syntax#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Aug 2007 04:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/84</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkan skenario ini. Anda seorang data analis pada sebuah biro survey. Kali ini Anda sedang melakukan sebuah survey dengan jumlah data ribuan subyek. Setiap minggu datang 100 subyek yang berarti tambahan data sebanyak 100 N. Anda diharuskan untuk melakukan analisis terhadap komulasi data setiap minggunya. Apa yang Anda lakukan? Melakukan analisis yang sama setiap minggu..!? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan skenario ini. Anda seorang data analis pada sebuah biro survey. Kali ini Anda sedang melakukan sebuah survey dengan jumlah data ribuan subyek. Setiap minggu datang 100 subyek yang berarti tambahan data sebanyak 100 N. Anda diharuskan untuk melakukan analisis terhadap komulasi data setiap minggunya. Apa yang Anda lakukan? Melakukan analisis yang sama setiap minggu..!? Hal yang cukup melelahkan dan sangat membosankan tentunya. Bagaimana penggunaan Syntax dalam SPSS bisa mengatasi masalah ini?&#8230;<br />
Dalam artikel ini kita akan belajar juga melakukan uji reliabilitas skala dengan menggunakan syntax<br />
<span id="more-84"></span><br />
<a href="http://inparametric.com/bhinablog/downloads">Unduh sebagai pdf&#8230;</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/statistics/sekilas-tentang-spss-syntax/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Normalitas: Seri Tutorial SPSS 05</title>
		<link>http://inparametric.com/bhinablog/psychology/uji-normalitas</link>
		<comments>http://inparametric.com/bhinablog/psychology/uji-normalitas#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Aug 2007 23:05:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhina Patria</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inparametric.com/bhinablog/archives/83</guid>
		<description><![CDATA[Uji Normalitas, salah satu bagian dari uji asumsi yang sering digunakan dalam penelitian Psikologi. Bagaimana cara melakukan analisis ini beserta cara interpetasi hasilnya?

Unduh sebagai pdf&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Uji Normalitas, salah satu bagian dari uji asumsi yang sering digunakan dalam penelitian Psikologi. Bagaimana cara melakukan analisis ini beserta cara interpetasi hasilnya?<br />
<span id="more-83"></span><br />
<a href="http://inparametric.com/bhinablog/downloads">Unduh sebagai pdf&#8230;</a></p>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inparametric.com/bhinablog/psychology/uji-normalitas/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
