inparametric.com

GNU/Linux | Behavior | Higher Education | SPSS | Statistics |




Category: Linux

Mandriva 2007 di Toshiba Satellite 2400

9 March, 2007 (18:09) | Linux | By: Bhina Patria

Memasang GNU/Linux semakin hari semakin mudah. Cukup klik Next, Next, dan OK…:) Jadi sebenarnya tulisan ini kiranya cuma postingan gambar layar (screenshot) saja, sekaligus mencoba plugins Divshare di WordPress. Sebagai informasi, gambar layar yang ada di artikel ini bisa diperoleh dengan menekan tombol F2 ketika melakukan proses instalasi. Setelah proses instalasi selesai gambar akan terkumpul di direktori root/DrakX-screenshots/.

Sebelum mulai proses instalasi bila komputer Anda sebelumnya sudah terpasang sistem Windows buat dulu partisi baru. Besar partisi tergantung kebutuhan instalasi Anda. Lakukan juga back up data Anda. Catat jenis perangkat keras (hardware) yang terpasang di komputer Anda, terutama jenis kartu VGA. Hal ini penting karena banyak kasus kegagalan pemasangan Linux karena kesalahan ketika konfigurasi kartu VGA. Pasang juga perangkat keras lain yang Anda miliki seperti Printer misalnya.

Oke mari kita mulai proses pemasangan Mandriva 2007. Pertama atur agar komputer bisa booting dari CD-ROM, di laptop Toshiba bisa diakses dengan menekan Esc waktu booting kemudian diikuti F1. Langkah ini akan membawa kita masuk ke BIOS, selanjutnya ubah urutan booting. Bisa juga dengan menekan tombol F12 ketika booting dan pilih booting dari CD-ROM.

Setelah booting dari CD akan muncul gambar sbb:

Pilih Installation kemudian tekan Enter.

Read more »

Memasang Firefox 2 di GNU/Linux

5 March, 2007 (13:03) | internet, Linux | By: Bhina Patria

Peluncuran Firefox2 Oktober 2006 lalu memang sudah ditunggu para pencintanya. Lebih dari 2 juta orang mengunduh Firefox 2 hanya dalam waktu 24 jam setelah diluncurkan. Selain dilengkapi dengan tampilan GUI yang lebih menarik Firefox 2 juga dilengkapi fitur baru yaitu anti-phising yang tentu saja meningkatkan keamanan dalam berselancar di dunia maya.

Dalam versi dua ini tak ketinggalan versi untuk GNU/Linux juga tersedia. Yang cukup mengherankan di forum-forum cukup banyak pengguna GNU/Linux yang merasa kesulitan dalam memasang Firefox 2. Sebenarnya cara pemasangannya cukup mudah dan cepat, mari langsung saja kita mulai.

Sebelum memasang Firefox 2, bila Anda telah menggunakan versi Firefox sebelumnya lakukan dulu proses uninstall. Lakukan juga penyelamatan bookmarks Anda bila dirasa diperlukan. Caranya pada Firefox klik Bookmarks > Organise Bookmarks. Pada Bookmarks Manager klik File > Export. Bookmarks akan disimpan dalam bentuk file html yang nantinya bisa di gunakan lagi pada Firefox 2.

Untuk menghapus Firefox versi lama jalankan perintah ini dengan terlebih dahulu login sebagai root,
# rm -rf /usr/local/firefox
Perintah ini berdasar asumsi bahwa Firefox lama Anda terpasang di direktori /usr/local.

Selanjutnya unduh file Firefox 2 di website Mozilla, http://www.mozilla.com/en-US/. Pilih Firefox 2 versi GNU/Linux, firefox-2.0.tar.gz, ukurannya sekitar 9,3 MB. Anda dapat juga mengunduhnya langsung dari konsole dengan perintah:

# wget http://www.mozilla.com/products/download.html?product=firefox- 2.0&os=linux&lang=en-US

Selanjutnya kita lakukan proses pemasangan Firefox2. Intinya kita hanya perlu melakukan proses ekstraksi file tarball Firefox 2 dan meletakkan hasil ekstraksi pada direktori /usr/local. Caranya sangat mudah cukup jalankan perintah:

# tar -xzvf firefox-2.0.tar.gz -C /usr/local
Tunggu beberapa saat sampai semua file terurai. Selanjutnya kita harus masuk ke direktori firefox, ketikkan perintah:
# cd /usr/local/firefox
Selanjutnya jalankan perintah # ./firefox (Gambar 1). Sesaat kemudian terlihatlah tampilan Firefox 2. Nah sekarang Anda sudah siap untuk menjelajah web (Gambar 2).



Gambar 1

Read more »

VPN client di Linux

2 March, 2007 (20:04) | internet, Linux | By: Bhina Patria

Terinspirasi tulisan tentang VPN client Linux di blog mas Aryo. Saya berusaha mencari log lama sewaktu menginstall VPN client di Linux. Ternyata masih ada. Untuk koneksi internet di kampus memang harus menggunakan VPN client. Tapi sayang dukungan dari kampus untuk pengguna Linux masih kurang. Misalnya masalah tutorial pemasangan VPN di Linux sama sekali tidak ditemukan. Memang kampus menyediakan aplikasinya namun versinya sudah kadaluarsa. VPN client di situs kampus masih versi 4.6 sementara kampus lainnya telah menyediakan versi 4.8.

Pertama unduh dulu VPN client versi 4.8 Linux, setelah dicari di google alamat yang ditemukan:

http://www.mcmaster.ca//uts/network/software/vpnclient4.8.tar.gz

Namun sebelum di pasang kita harus memasang sumber kernel (kernel source) untuk kernel mesin Linux kita. Sumber kernel itu bisa didapatkan di CD instalasi, berkasnya bernama: kernel-source- diikuti dengan no yg sesuai dengan spesifikasi versi distro linux Anda. Berkas rpm ini cukup mudah instalasinya, cukup dengan dua kali klik di Konqueror.

Kita mulai proses instalasi, pertama masuk (login) sebagai su. Urai berkas tarball:

Read more »

Nonton Youtube di Linux

28 February, 2007 (20:07) | internet, Linux | By: Bhina Patria

Untuk menikmati video di Youtube lewat Linux bahan-bahan yang kita butuhkan: penjelajah, flash player dan tentu saja koneksi internet. Penjelajah yang digunakan Firefox 2.0. Unduh dulu flash player dari situs Adobe. Pilih berkas tarbal. Cara pemasangannya sangat mudah, pertama urai berkas tarball:

Read more »

Video Streaming dengan RealPlayer di GNU/Linux

8 December, 2006 (10:45) | internet, Linux | By: Bhina Patria

Di internet banyak sekali situs berita yang menyediakan akses ke video-streaming tanpa biaya alias gratis. Menikmati video-streaming di internet dengan GNU/Linux tidak ada masalah sama sekali. Pada praktek kali ini kita akan mengaplikasikan video-streaming dengan aplikasi RealPlayer dan Firefox 2. Mari sama-sama kita mulai.

Unduh RealPlayer 10 di situsnya: http://www.real.com/linux?pcode=rn&am. Pilih berkas biner (binary files) RealPlayer10GOLD.bin. Ukuran berkasnya kurang lebih 5.8 MB.

Pertama kita harus mengubah ijin akses berkas biner tersebut dengan perintah chmod. Masuk ke direktori dimana Andamenyimpan berkas binari tersebut, login sebagai root dan jalankan perintah:
# chmod a+x RealPlayer10GOLD.bin

Kemudian eksekusi file tersebut dengan menjalankan perintah:
# ./RealPlayer10GOLD.bin


Read more »

Install ulang LILO

8 August, 2005 (17:43) | Linux | By: Bhina Patria

Bagi pengguna GNU/Linux yang masih menganut aliran dual booting pasti sudah akrab dengan LILO. LILO atau Linux Loader memungkinkan kita memilih sistem operasi yang hendak kita gunakan ketika booting. Bila kita mendampingkan GNU/Linux dengan Windows pada saat booting kita bisa memilih akan bekerja menggunakan Linux atau Windows.

Suatu ketika karena suatu sebab Anda terpaksa memformat dan menginstall ulang sistem operasi Windows Anda. Setelah instalasi Windows selesai ternyata kita tidak dapat lagi loading ke GNU/Linux. Apa yang terjadi? Ketika kita memformat drive C: maka otomatis LILO yang biasanya diletakkan di dalamnya akan ikut terhapus. Tanpa LILO tentu saja kita tidak dapat masuk ke sistem GNU/Linux. Untuk mengatasi masalah ini tentu saja kita harus menginstal ulang LILO dalam komputer kita.

Read more »

Menjalankan Aplikasi sebagai User lain di GNU/Linux

30 June, 2005 (07:55) | Linux | By: Bhina Patria

Pada KDE kita bisa menjalankan aplikasi sebagai user yang berbeda dengan mudah. Seperti diketahui dalam GNU/Linux setiap user memiliki akses terpisah sehingga tidak saling mengganggu. Tingkat keamanan data pada setiap user semakin terjamin dengan sistem ini.

Bila suatu saat Anda telah login sebagai user biasa namun kemudian anda menginginkan akses root pada aplikasi tertentu anda bisa melakukannya tanpa login kembali. Caranya tekan tombol [Alt+F2] maka akan muncul kotak dialog Run Command. Klik pada tombol [Options] kemudian klik pada pilihan [Run as different user]. Masukkan username dan password root.

Read more »

Akses Cepat Direktori Windows dengan Symbolic Links

22 June, 2005 (20:38) | Linux | By: Bhina Patria

Biasanya pengguna GNU/Linux yang masih berpaham dual-OS (Linux dan Windows berdampingan) menyimpan dokumen-dokumennya dalam suatu partisi tertentu yang bisa diakses kedua sistem operasi. Cara ini sangat praktis karena memungkinkan akses terhadap dokumen dengan mudah walaupun berpindah-pindah sistem operasi.

Masalah muncul ketika kita menggunakan GNU/Linux, karena semua device (termasuk hardisk) dianggap file maka kita sedikit repot ketika mengakses suatu folder di partisi windows. Kita harus menjelajahi direktori /mnt dulu untuk mengakses folder tersebut. Sebagai contoh pada komputer penulis untuk mencapai folder artikel pada direktori Windows harus mengakses alamat yang cukup panjang yaitu: /mnt/win_d/mydocuments/abi/artikel. Mungkin jika kita browsing lewat Konqueror tidak terlalu rumit, namun bayangkan bila menggunakan Konsol pasti menuliskan alamat tersebut cukup merepotkan.

Read more »

Menambah Agenda Olah Raga di kalender Kontact

18 May, 2005 (18:41) | Linux | By: Bhina Patria

Anda memiliki interest khusus pada suatu olah raga tertentu? Pasti sangat menjengkelkan jika suatu event terlewat hanya gara-gara lupa jadwal pertandingan. Di GNU/Linux kita bisa memanfaatkan Calendar yang ada di aplikasi Kontact untuk membantu mengingatkan event olah raga tertentu.

Kontact adalah aplikasi KDE yang merupakan gabungan dari aplikasi untuk email, agenda, address book, notes dan newsgroup (KMail, KOrganizer, KAddressBook, KNotes and KNode). Untuk mengaksesnya klik [K]>[Office]>[Time management] >[KOrganizer]. Bisa juga diakses lewat Run Command, caranya tekan [Alt+F2] kemudian ketikkan kontact dan klik [Run]. Untuk mengakses kalender klik icon [Calendar] pada field sebelah kiri (Gambar1).

Read more »

Berkenalan dengan Mouse Gesture di GNU/Linux

14 May, 2005 (08:52) | Linux | By: Bhina Patria

GNU/Linux sebagai sistem operasi open source selalu berusaha untuk membenahi fitur-fiturnya sebagai komputer desktop. Perbaikan tidak hanya pada peningkatan tampilan (GUI) tetapi juga ditujukan untuk memperbaiki efektifitas kerja. Salah satu fitur yang cukup menonjol dalam fungsinya memperbaiki kinerja adalah fitur Mouse Gesture yang telah tersedia di KDE sejak versi 3.2.

Gesture secara umum diartikan sebagai gerakan-isyarat untuk menyampaikan informasi tertentu. Jadi mouse gesture dapat diartikan sebagai gesture yang memanfaatkan mouse sebagai sarananya. Dengan mouse gesture kita bisa memberikan suatu perintah pada aplikasi yang sedang berjalan hanya dengan menekan tombol mouse kemudian menggerakkannya dengan aturan tertentu. Jadi mouse gesture bisa juga disamakan dengan shortcut dengan menggunakan mouse.

Mouse gesture telah diterapkan pada beberapa aplikasi web browser seperti Opera, Mozilla dan Konqueror. Di KDE 3.2 secara default Koqueror sudah mengaktifkan fungsi mouse gesture ini tidak hanya dalam mode web browser tapi juga pada saat difungsikan sebagai file manager. Sebagai contoh untuk menuju folder Home, yang perlu Anda lakukan hanya menekan tombol mouse kemudian menggambarkan huruf “h” dan melepas tombol mouse. Untuk kembali ke folder sebelumnya (Back), tekan tombol mouse kemudian gerakkan secara horizontal ke kiri dan lepas tombol mouse. Sementara untuk melakukan Forward, klik mouse kemudian gerakkan secara horizontal ke kanan dan lepas tombol mouse. Mouse gesture ini bila dimanfaatkan secara maksimal tentunya akan sangat meningkatkan efisiensi kerja kita.

Read more »