inparametric.com

GNU/Linux | Behavior | Higher Education | SPSS | Statistics |




Category: Linux

Memanfaatkan Folder Autostart di Linux

9 September, 2004 (12:00) | Linux | By: Bhina Patria

Coba Anda perhatikan rutinitas yang Anda lakukan setelah komputer Anda hidup apakah Anda selalu membuka aplikasi yang sama terus menerus? Kalau Anda maniak game pasti game tertentu yang Anda tuju setelah login ke komputer. Lain halnya kalau Anda seorang MP3 mania, pasti XMMS yang Anda buka pertama kali. Dari pada melakukan rutinitas yang sama terus menerus setelah membuka komputer, Anda bisa memanfaatkan folder Autostart. Kita bisa memasukkan link aplikasi yang sering kita gunakan, hasilnya setelah login maka otomatis aplikasi tersebut langsung terbuka.

Caranya cukup mudah lewat konqueror buka folder /.kde/Autostart yang letaknya di direktori home Anda. Perhatikan karakter titik didepan “kde”, ini menunjukkan bahwa folder ini adalah sebuah hidden folder. Untuk bisa mengakses hiden folder, pada menu bar Konqueror klik [View] kemudian pilih [Show Hidden Files].

Setelah folder Autostart terbuka maka kita bisa menambahkan aplikasi yang kita inginkan. Misalkan kita akan menambahkan link XMMS pada folder Autostart. Yang perlu kita lakukan andalah klik icon K kemudian pilih [Multimedia]>[Sound]>[XMMS]. Selanjutnya drag and drop icon XMMS tersebut ke folder Autostart. Pada pop-up menu yang muncul pilih [Link Here]. Terlihat link XMMS sudah terdapat di folder Autostart. Sekarang coba logout dan login kembali, pasti sekarang XMMS akan langsung terbuka secara otomatis. Jika Anda ingin menonaktifkan autostart XMMS, Anda cukup menghapus link yang sudah Anda buat tersebut.

Memperbesar kapasitas disket di Linux

4 September, 2004 (22:26) | Linux | By: Bhina Patria

Di Windows untuk memperbesar kapasitas disket harus dilakukan dengan program dari pihak ketiga seperti WinImage. Lain cerita di Linux, untuk memperbesar kapasitas disket kita cukup mengetikkan dua buah command yang sangat sederhana.

Pertama-tama login sebagai user, kemudian ketikkan perintah # fdformat /dev/fd0uxxxx (karakter setelah fd adalah angka nol). Ganti xxxx dengan kapasitas disket yang Anda inginkan. Terdapat beberapa pilihan yaitu 1600, 1680, 1722, 1743, 1760, 1840 dan 1920. Jika Anda mengingkan penambahan kapasitas disket menjadi 1,6Mb maka yang harus Anda tuliskan adalah # fdformat /dev/fd0u1600 . Setelah itu tekan [Enter], tunggu beberapa saat maka akan tertulis: # Formatting … done dan # Verifying … done yang menyatakan proses format telah berhasil.

Read more »

Mengubah user icon Login di Linux

4 September, 2004 (09:03) | Linux | By: Bhina Patria

Pada waktu instalasi Linux kita bisa menentukan icon yang mewakili setiap user saat login. Tersedia beberapa pilihan icon yang bisa kita pilih. Icon-icon Linux (tux) cukup menarik untuk dipilih namun jika icon-icon tersebut dirasa masih kurang mewakili karakter user, sebenarnya kita bisa menambahkan icon-icon lain yang lebih personal, seperti foto pribadi kita misalnya.

Praktek penambahan user icon login ini dilakukan di Mandrake 9.2 dengan desktop manager KDE 3.1. Untuk distro-distro lainnya dipastikan tidak akan berbeda jauh langkah-langkahnya.
Pertama-tama siapkan dulu image yang akan Anda gunakan sebagai icon. Lakukan editing sederhana lewat GIMP untuk mendapatkan setting yang tepat. Proses editing perlu dilakukan terutama untuk mendapatkan ukuran image yang sesuai. Buka image Anda di GIMP, klik kanan pada image kemudian pilih [image]>[scale image]. Muncul kotak dialog Scale Image, ubah Pixel Dimension menjadi 52×52 pixel dan Print Size&Display Unit menjadi 0.722×0.722 inchi.

Read more »