inparametric.com

GNU/Linux | Behavior | Higher Education | SPSS | Statistics |




Category: Linux

Mengubah urutan menu boot Ubuntu

5 July, 2011 (08:36) | Linux | By: Bhina Patria

Ketika kita memasang Ubuntu berdampingan dengan Windows (dual booting) maka secara standar ketika startup, menu boot akan memilih booting Ubuntu terlebih dahulu. Sebenarnya cukup mudah mengubah menu boot Ubuntu, yaitu dengan mengedit berkas menu.lst yang ada di /boot/grub. Jalankan perintah di Terminal:

cd /boot/grub
sudo gedit menu.lst

Editor teks akan terbuka dan kita bisa mengubah urutan boot menu. Dalam menu.lst, setiap sistem operasi yang terpasang pada komputer diwakili oleh satu blok informasi yang berisi: nama sistem, nomor idenfitikasi standar (uuid), kernel, dan lokasi temporer sistem (initrd). Penomoran blok-blok informasi tersebut berurutan dari nomor 0. Untuk mengubah standar urutan boot menu, cari dalam menu.lst informasi sbb:

# You can specify ‘saved’ instead of a number. In this case, the default entry
# is the entry saved with the command ‘savedefault’.
# WARNING: If you are using dmraid do not use ‘savedefault’ or your
# array will desync and will not let you boot your system.
default 0

Read more »

Membuat online kuesioner / survey

13 September, 2009 (16:47) | Linux | By: Bhina Patria

qtafi.inparametric.com

Proyek akhir pekan kali ini menghadirkan layanan online kuesioner atau online survey. Layanan ini di buat dengan online.QTAFI. QTAFI sendiri singkatan dari Questions, Tables and Figures, yang merupakan aplikasi manajemen survey. Silakan baca selengkapnya di Pengantar QTAFI. Nah online.QTAFI ini merupakan versi online dari QTAFI.

Jadi untuk mahasiswa, dosen, peneliti, fakultas atau universitas ataupun pihak-pihak lain yang ingin melakukan survey online bisa mencoba layanan ini. Namun karena layanan ini menggunakan server umum (baca: gratis) maka tingkat kehandalannya tidak dapat dijamin. Untuk peneliti yang ingin melakukan survey besar secara serius bisa memasang online.QTAFI di server masing-masing. Untuk mencoba layanan ini silakan mengirimkan email ke patria(at)incher.uni-kassel.de. Sertakan juga nama project yang Anda inginkan dan sedikit deskripsi project tersebut.

Layanan kuesioner online bisa diakses di:

Read more »

First impression of Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex

25 December, 2008 (16:00) | Linux, Ubuntu | By: Bhina Patria


ubuntu

So.. I decided to try Ubuntu last weekend. Since it is now a long vacation until new year, I decided to add Ubuntu beside my Mandriva. I use Mandriva since years ago, if you see my articles about linux here, all are made under Mandriva (previously Mandrake).

Why I decided to try Ubuntu? First, I think it is the most “talk about” linux distro these days. Lots of support, forum, updated regularly and, not like Mandriva, all version are free. The hardware minimum requirement is only 256 mb ram, which is perfect for my old laptop (Toshiba Satellite 2400 with only 512 mb ram). I also want to try GNOME which is the default desktop environment in Ubuntu. And the main reason that I’m interested in Ubuntu is because their names are so cool :D… Dapper Drake, Gutsy Gibbon, Hardy Heron, Intrepid Ibex…. sounds so interesting rite !? :))

The installation is simple, simpler than Mandriva. But I missed the advanced option of disk-partition like in Mandriva. After first boot everything looks normal, clean and fast. However I can not play any multimedia files, even mp3! I must say that I was little bit shock :D… After updating some libraries everything run smoothly now. I find that GNOME is more simple than KDE, still trying to get used to everything in GNOME…

After Ubuntu installed I also add some software. First I installed vpnc to connect to university network. After connected to the internet, everything is easy. Maybe I will write an article about this vpn thing. To install a software I just go to add/remove program or Synaptic Package Manager, so far I haven’t use command line for installing something.

Applications I installed after Ubuntu installation:

Read more »

If Linux is really that good, why people keep using Windows?

15 April, 2008 (09:42) | English, Linux, NLP | By: Bhina Patria

Last week one of my friend asked me, “If Linux is really that good, why people keep using Windows?” It’s really a good question and I think a lot of people out there have the same question. In this post I don’t want to list how Linux is better in a lot of areas compared to Windows because it will be such a long post. Just take a glimpse at http://www.whyLinuxisbetter.net/, this site summarized some reasons for you to try Linux. Instead, we will discuss why changing behaviour (and keeping them) is difficult for lots of people. We will discuss this with NLP (Neuro-linguistic Programming) approach and with more specific example on the difficulty to move from Windows to Linux.

This post is not an attempt of attacking Windows. Because I think Windows (still) has certain point over Linux. And I am also still using Windows for some working-related issue. So my point is I am not against Windows!

First I would like to take you to NLP environment. What is NLP exactly? You can find the global description about NLP here . One of underlying principle of NLP is the map is not the territory and people react based on the map – not the reality.

This epistemology by Alfred Korzybski prostulate that there is no such thing as objective experience. People do not really react or behave according to the reality, but in fact they react based on beliefs they have built over time about reality. Just one example: 1 hour felt like just 15 minutes when you enjoy something. But with the same time it might felt like 2 or 3 hours or even forever when you are in a boring class with a boring topics and boring professor :D. See my point? The time is the territory, it’s the same for everyone but how each people react to it is varies. Each people react by the map on their prior belief. So how can we take this to further application?


Read more »

Menggunakan Wine untuk menjalankan aplikasi Windows di Linux

29 December, 2007 (11:15) | Linux, windows | By: Bhina Patria

Wine adalah suatu program loader yang memungkinkan pengguna Linux untuk menjalankan aplikasi Windows di Linux. Untuk menggunakan Wine tentu saja kita harus memasangnya terlebih dahulu. Jalankan perintah

# urpmi wine

Selanjutnya Wine akan terpasang, kemungkinan beberapa pustaka harus di pasang terlebih dahulu tergantung kondisi mesin Linux Anda. Wine akan terpasang di bawah direktori home Anda: /home/nama pengguna/.wine/.

Selanjutnya jalankan perintah konfigurasi Wine:

#winecfg

Akan muncul kotak dialog untuk mengkonfigurasi Wine sesuai dengan kondisi partisi Windows dan Linux di komputer Anda.



Read more »

Memasang Mandriva 2008

17 November, 2007 (09:41) | Linux | By: Bhina Patria

Saya membuat tulisan ini untuk ikut meramaikan “Worldwide 2008 Mandriva Linux Installfest” yang dilaksanakan hari ini (17-11-2007). Sayang sekali saya tidak bisa bergabung dengan teman-teman lainnya. Informasi tentang Installffest ini bisa ditengok disini.

Pertengahan Oktober yang lalu Mandriva mengeluarkan generasi terbarunya, Mandriva 2008. Mandriva 2008 mengusung kernel 2.6.22, KDE 3.5.7 dan GNOME 2.20. Selain itu OpenOffice.org 2.2 dan Mozilla Firefox 2.0.0.6. juga tersedia dalam edisi ini.

Kita bisa memilih Mandriva One (live cd), Mandriva Free, dan Mandriva Powerpack. Untuk pilihan yang terakhir tidak gratis, kita harus membayar 39 Euro. Saya mencoba Mandriva One, seperti yang sudah di perkirakan sistem ini berjalan sangat lambat, terutama karena komputer yang saya gunakan terlalu tua. Selanjutnya saya coba mengunduh dan memasang Mandriva Free 2008. Berjalan cukup lumayan di komputer dengan 128 MB ram. Proses pemasangannya bisa Anda ikuti pada gambar-gambar dibawah ini.

Setelah booting dari cd, pilih pilihan Installation. Sayang sekali gambar layar pada tahap awal ini terlewatkan. Selanjutnya akan muncul pilihan bahasa.

Karena sedang belajar bahasa jerman, untuk pemasangan ini saya saya pilih bahasa Jerman (Deutsch).

Read more »

R: Aplikasi Statistik di GNU/Linux

18 September, 2007 (18:36) | Linux, Statistics | By: Bhina Patria

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang aplikasi statistik di GNU/Linux, kali ini kita akan berkenalan dengan R. R adalah aplikasi statistik di GNU/Linux. Dukungan dokumentasi untuk R kelihatannya lebih baik dari pada PSPP. Selain itu penggunanya juga sangat banyak, terlihat di forumnya yang cukup ramai. R juga ada versi Windows-nya sehingga pengguna Windows bisa juga menggunakannya.

Untuk mendapatkan R, arahkan penjelajah Anda ke http://www.r-project.org/. Unduh R versi terbaru yaitu R-2.5.1.tar.gz.

Read more »

PSPP: SPSS di GNU/Linux

4 September, 2007 (22:27) | Linux, Statistics | By: Bhina Patria

Salah satu kendala bagi saya untuk bermigrasi total ke GNU/Linux adalah ketergantungan saya dengan SPSS. Aplikasi statistik di GNU/Linux sepertinya memang masih kalah perkembangannya dibanding aplikasi lain seperti pengolah kata ataupun aplikasi grafis. Di GNU/Linux aplikasi statistik yang cukup adalah R, PSPP dan Stata.

Artikel kali ini merupakan perkenalan kita dengan PSPP. Nama PSPP pastilah agak sedikit aneh, memang namanya adalah plesetan dari aplikasi SPSS dibawah Windows. Tidak begitu jelas singkatan dari apa PSPP ini, namun di situsnya ada beberapa kemungkinan singkatan yaitu:
- Perfect Statistics Professionally Presented
- Probabilities Sometimes Prevent Problems
- People Should Prefer PSPP
Anda bisa mengarang sendiri kepanjangan dari akronim PSPP, misalnya: Program Statistik Paling Penting :D.

Keunggulan PSPP dibanding aplikasi statistik lainnya di GNU/Linux adalah dukungan terhadap SPSS Syntax. Hampir semua perintah syntax SPSS bisa dikenali PSPP. Untuk yang sudah mengenal SPSS syntax pastinya ini menjajinkan kemudahan karena tidak perlu lagi belajar perintah-perintah baru seperti pada aplikasi R.

Pertama unduh PSPP di ftp://ftp.gnu.org/pub/gnu/pspp/. Selanjutnya untuk proses pemasangan lakukan perintah:

Read more »

Manajemen berkas di GNU/Linux dengan Krusader

31 July, 2007 (23:19) | Linux | By: Bhina Patria

Sejak menggunakan Total Commander sekitar 4 tahun yang lalu saya tidak pernah lagi menggunakan Windows Explorer. Saya beralih menggunakan Total commander semata karena bekerja dengan aplikasi ini jauh lebih cepat dan efisien. Di GNU/Linux ada aplikasi standar yang serupa yaitu MC atau Midnight Commander. Namun rasanya MC yang berjalan di bawah console (minim GUI) memang masih kalah bersaing dengan Totcom. Midnight commander bisa dijalankan di konsole dengan mengetikkan perintah:
# mc

Di KDE juga ada manajer berkas bergaya dua panel yang bisa di sejajarkan dengan Total Commander yaitu Krusader. Bahkan dalam hal kelincahan menjelajah direktori menurut saya Krusader sedikit lebih unggul dari Total commander standar. Untuk mendapatkan Krusader arahkan penjelajah Anda ke:

http://krusader.sourceforge.net/downloads.php

Bila Anda sudah menggunakan urpmi, cukup ketikkan perintah:
# urpmi krusader



Read more »

Menghias desktop dengan Superkaramba

6 June, 2007 (23:31) | Linux | By: Bhina Patria

Sebenarnya ketika mulai menulis artikel ini saya ingin mengawali dengan cara pemasangan superkaramba secara detail. Namun ternyata log waktu dulu memasang superkaramba tidak saya temukan. Mulai dari awal lagi rasanya malas :D. Jadi artikel ini berasumsi pembaca sudah memasang superkaramba. Untuk yang belum memasang superkaramba bisa mengunduhnya dulu di http://netdragon.sourceforge.net/sdownload.html
Untuk pemasangannya hanya perlu tiga perintah:

# ./configure
# make
# make install

Superkaramba adalah aplikasi yang memunkinkan kita menambah fungsi atau menghias desktop KDE. Untuk pengguna GNOME bisa menggunakan gDesklets. Banyak sekali themes yang bisa di aplikasikan di desktop KDE dengan superkaramba. Anda bisa menambahkan kalender, jam, laporan cuaca, monitor kinerja komputer, indikator pemutar musik dan masih banyak lagi themes lainnya. Themes bisa Anda dapatkan di www.kde-look.org.

Pertama akan saya pasang theme yang mungkin paling populer di superkaramba yaitu Liquid Weather. Theme ini menampilkan informasi cuaca di desktop kita. Liquid weather bisa di unduh di: http://liquidweather.net/downloads.php.
Unduh berkas lwp-14.6.skz. Selanjutnya jalankan superkaramba dan klik Open Local Theme.


Read more »