inparametric.com

GNU/Linux | Behavior | Higher Education | SPSS | Statistics |




Sekilas Neuro Linguistic Programming

15 August, 2007 (21:36) | Behavior, NLP | By: Bhina Patria

Oleh: Ronny FR Praktisi NLP
Pernahkah terlintas dalam piliran Anda, jika seandainya Anda dapat selalu memicu rasa percaya diri setiap saat Anda memerlukan? Pernahkan terbayang bahwa seorang yang memiliki fobia bisa disembuhkan kurang dari 2 jam? Pernahkan muncul keinginan agar setiap keinginan Anda akan lebih mudah dicapai dengan metode mental tertentu? Pernahkah terbersit pikiran agar anak Anda lebih mudah menyerap pelajaran dengan cara yang paling cocok baginya?

Jika Anda sudah pernah mendengar NLP, tentu pertanyaan diatas bukan suatu impian lagi. Saat ini NLP seolah tengah menjadi suatu bidang baru yang digandrungi oleh berbagai pihak di Indonesia. Mulai dari eksekutif papan atas, pengusaha, psikolog, dokter, olahragawan, dosen, bintang film, hakim sampai politisi. Namun, sebenarnya apakaah NLP itu?

Beberapa sumber menyatakan mempelajari NLP mirip dengan mempelajari manual otak manusia, terkadang disebut sebagai “people skill technology”, atau disebut juga “psychology of excellence”. Intinya adalah mengetahui bagaimana cara kerja otak agar seseorang bisa menjadi tuan atasnya, bukan menjadi budaknya. Sedangkan para penggagas NLP sendiri merumuskan NLP sebagai “The study of subjective experience”.

Neuro merujuk pada otak/pikiran, bagaimana kita mengorganisasasikan kehidupan mental kita. Linguistic adalah mengenai bahasa, bagaimana kita menggunakan bahasa dan pengaruhnya pada kehidupan kita. Programming adalah mengenai urutan proses mental yang berpengaruh atas perilaku dalam mencapai tujuan tertentu, dan bagaimana melakukan modifikasi atas proses mental itu.

NLP dimulai ketika seorang ahli Mathematika/ Computer Programming (Dr. Richard Bandler) dan seorang Profesor Linguistik (Dr. John Grinder) mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang teramat sukses di berbagai bidangnya. Metode yang dipergunakan untuk mempelajari keahlian ini disebut sebagai: “modelling” (ilmu memodel). Tokoh-tokoh awal yang dimodel adalah: Fritz Perls (Gestald Psychotherapist), Virginia Satir (Family Therapist), Gregory Bateson (Anthropologist, cybernetics) dan Milton Ericson (Hypnotherapist).

Read more »

Jenis-jenis Data: Seri Tutorial SPSS 01

14 August, 2007 (22:55) | Statistics | By: Bhina Patria

Tak bisa dibantah jika kita mengolah data statistik dengan komputer maka yang pertama kali terbayang adalah SPSS. SPSS memang salah satu program statistik yang paling populer di antara program lainnya. SPSS banyak digunakan dalam penelitian-penelitian sosial dan riset, yang sesuai dengan kepanjangan SPSS yaitu: Statistical Package for the Social Science. Walaupun sekarang singkatannya menjadi Statistical Product and Service Solution (karena fungsinya yang lebih berkembang) namun tetap saja SPSS lebih sering digunakan dalam penelitian sosial. Saat ini SPSS telah sampai pada versi 13. Tutorial SPSS ini hanya membahas kegunaannya dalam penelitian-penelitian sosial dan kalau masih sempat akan disinggung sedikit masalah survey.

Sebelum masuk pada tahap demi tahap tutorial SPSS, pengetahuan tentang jenis-jenis data dalam statistik adalah syarat utama yang harus dikuasai -ini menurut para ahli statistik. Pengetahuan tentang jenis-jenis data sangat menentukan metode yang akan digunakan dalam pengambilan data dan tentu saja alat analisis apa yang dibutuhkan oleh data tersebut agar lebih bermakna.
Jenis-jenis data ini bertingkat menurut tingkatan pengukuran. Saya biasa menyingkatnya dengan “NOIR” atau “RION“. Jenis data tersebut adalah:

Read more »

Bagaimana Behavioural Safety Mengurangi Angka Kecelakaan Kerja

14 August, 2007 (06:48) | Behavior | By: Bhina Patria

Seiring dengan berkembangnya dunia industri, dunia kerja selalu dihadapkan pada tantangan-tantangan baru yang harus bisa segera diatasi bila perusahaan tersebut ingin tetap eksis. Berbagai macam tantangan baru muncul seiring dengan perkembangan jaman. Namun masalah yang selalu berkaitan dan melekat dengan dunia kerja sejak awal dunia industri dimulai adalah timbulnya kecelakaan kerja.

Terjadinya kecelakaan kerja tentu saja menjadikan masalah yang besar bagi kelangsungan sebuah perusahaan. Kerugian yang diderita tidak hanya berupa kerugian materi yang cukup besar namun lebih dari itu adalah timbulnya korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Kehilangan sumber daya manusia ini merupakan kerugian yang sangat besar karena manusia adalah satu-satunya sumber daya yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apapun.
Kerugian yang langsung yang nampak dari timbulnya kecelakaan kerja adalah biaya pengobatan dan kompensasi kecelakaan. Sedangkan biaya tak langsung yang tidak nampak ialah kerusakan alat-alat produksi, penataan manajemen keselamatan yang lebih baik, penghentian alat produksi, dan hilangnya waktu kerja.

Jumlah kerugian materi yang timbul akibat kecelakaan kerja sangat besar. Sebagai ilustrasi bisa dilihat catatan National Safety Council (NSC) tentang kecelakaan kerja yang terjadi di Amerika Serikat. Di Amerika pada tahun 1980 kecelakaan kerja telah membuat kerugian bagi negara sebesar 51,1 milyar dollar. Kerugian ini setiap tahun terus bertambah seiiring dengan berkembangnya dunia industri di Amerika.

Pada tahun 1995 jumlah kerugian yang diderita oleh pemerintah Amerika sudah mencapai angka 119 milyar dollar. Pertumbuhan kerugian sebesar 67,9 milyar dollar selama 15 tahun merupakan angka yang sulit dibayangkan besarnya. Kerugian ini belum termasuk hilangnya korban jiwa yaitu setiap tahun 1 dari 10 pekerja tewas atau terluka dalam kecelakaan kerja.
Di Indonesia sendiri sangat sulit menentukan jumlah angka kerugian materi yang muncul akibat dari kecelakaan kerja. Hal ini karena setiap kejadian kecelakaan kerja perusahaan bersangkutan tidak berkenan menyampaikan kerugian materi yang mereka derita. Namun menurut catatan dari Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) pada tahun 1999 terjadi 27.297 kasus kecelakaan kerja, dengan jumlah korban mencapai 60.975 pekerja. Dari sejumlah korban tersebut terdiri dari 1.125 pekerja tewas, 5.290 cacat seumur hidup dan 54.103 pekerja sementara tidak bisa bekerja.

Read more »

Pindahan dari e107 ke WordPress

12 August, 2007 (09:13) | WordPress | By: Bhina Patria

Seperti sudah saya sebutkan di bagian pengantar, saat ini saya sedang berusaha mengintegrasikan bhinablog ini dengan kapal induknya yaitu inparametric.com. Saya sempat berpikir bahwa dua situs ini agak aneh jika digabungkan karena pada dasarnya kontenya sangat berbeda. Inparametric cenderung lebih bersifat keilmuan dan serius bila dibandingkan dengan bhinablog. Selain itu tema yg dibawakan juga sangat berbeda. Artikel di inparametric juga memuat beberapa artikel dari penulis lain. Namun demikian pada akhirnya saya berkeputusan untuk menggabungkan dua situs ini menjadi satu dibawah inparametric.com. Keputusan ini didasarkan alasan efisiensi administrasi, dengan menggabungkan keduanya maka perawatan keduanya akan semakin efisien. Sejak bhinablog diluncurkan terasa sekali bahwa inparametric kurang terurus alias jarang update.

Penggabungan ini juga memaksa saya untuk menggunakan bahasa inggris dalam beberapa artikel. Bhinablog pada dasarnya saya buat dengan komitmen untuk menggunakan bahasa Indonesia saja karena situs GNU/Linux dalam bahasa Indonesia masih sangat kurang dibandingkan minat masyarakat Indonesia. Penggunaan bahasa Inggris di inparametric untuk menyediakan ruang bagi peer-review yang lebih luas. Artikel yang serius, keilmuan, ataupun yang kurang serius dengan beragam tema akan diatur dalam kategori-kategori yang sesuai. Dengan diintegrasikannya kedua situs ini diharapkan juga traffic ke inparametric.com tidak lagi terbelah ke bhinablog.

Read more »

Mengapa Peraturan Begitu Sulit untuk Dipatuhi

11 August, 2007 (15:04) | Behavior | By: Bhina Patria

Dari hari ke hari pelanggaran rambu-rambu lalu lintas semakin memprihatinkan. Selain bisa kita amati sendiri perkembangannya setiap hari, kecenderungan berkurangnya ketertiban pengguna jalan bisa kita lacak dari maraknya surat-surat pembaca di media massa yang isinya mengeluhkan keadaan ini.

Peraturan pada dasarnya dibuat dengan tujuan untuk mempermudah kehidupan manusia. Coba kita bayangkan bila di jalanan tidak ada peraturan, tidak ada rambu-rambu lalu lintas, dapat dipastikan setiap pengguna jalan akan berbuat seenaknya sendiri tanpa mau mengindahkan kepentingan orang lain.

Setelah peraturan dibuat ternyata tidak ada jaminan bahwa peraturan tersebut akan dipatuhi. Coba kita lihat kondisi di Indonesia. Rambu-rambu lalu lintas seakan hanya menjadi hiasan yang tidak memiliki makna apa-apa. Praktis hanya lampu lalu lintas saja yang di patuhi, itupun pada ruas jalan tertentu saja. Perilaku yang tidak tertib ini diperparah dengan pertambahan jumlah kendaraan yang sulit dibendung sementara jumlah pertambahan ruas jalan tidak mampu mengimbanginya.
Jika memang peraturan dibuat untuk mempermudah kehidupan manusia pertanyaan besar yang muncul adalah: “Mengapa peraturan tersebut sering dilanggar?”.

Lingkungan, Perilaku dan Konsekuensi
Manusia memang individu yang kompleks sehingga perilakunya juga tidak sederhana. Perilaku manusia tidak sekedar memperhitungkan untung dan rugi saja. Bisa jadi perilaku yang tampak merugikan dimata seseorang akan dianggap menguntungkan bagi orang lain. Bagaimana seseorang berperilaku, secara garis besar bisa dijelaskan melalui penguatan kontigensi (contigency of reinforcement).

Read more »

Manajemen berkas di GNU/Linux dengan Krusader

31 July, 2007 (23:19) | Linux | By: Bhina Patria

Sejak menggunakan Total Commander sekitar 4 tahun yang lalu saya tidak pernah lagi menggunakan Windows Explorer. Saya beralih menggunakan Total commander semata karena bekerja dengan aplikasi ini jauh lebih cepat dan efisien. Di GNU/Linux ada aplikasi standar yang serupa yaitu MC atau Midnight Commander. Namun rasanya MC yang berjalan di bawah console (minim GUI) memang masih kalah bersaing dengan Totcom. Midnight commander bisa dijalankan di konsole dengan mengetikkan perintah:
# mc

Di KDE juga ada manajer berkas bergaya dua panel yang bisa di sejajarkan dengan Total Commander yaitu Krusader. Bahkan dalam hal kelincahan menjelajah direktori menurut saya Krusader sedikit lebih unggul dari Total commander standar. Untuk mendapatkan Krusader arahkan penjelajah Anda ke:

http://krusader.sourceforge.net/downloads.php

Bila Anda sudah menggunakan urpmi, cukup ketikkan perintah:
# urpmi krusader



Read more »

Menghias desktop dengan Superkaramba

6 June, 2007 (23:31) | Linux | By: Bhina Patria

Sebenarnya ketika mulai menulis artikel ini saya ingin mengawali dengan cara pemasangan superkaramba secara detail. Namun ternyata log waktu dulu memasang superkaramba tidak saya temukan. Mulai dari awal lagi rasanya malas :D. Jadi artikel ini berasumsi pembaca sudah memasang superkaramba. Untuk yang belum memasang superkaramba bisa mengunduhnya dulu di http://netdragon.sourceforge.net/sdownload.html
Untuk pemasangannya hanya perlu tiga perintah:

# ./configure
# make
# make install

Superkaramba adalah aplikasi yang memunkinkan kita menambah fungsi atau menghias desktop KDE. Untuk pengguna GNOME bisa menggunakan gDesklets. Banyak sekali themes yang bisa di aplikasikan di desktop KDE dengan superkaramba. Anda bisa menambahkan kalender, jam, laporan cuaca, monitor kinerja komputer, indikator pemutar musik dan masih banyak lagi themes lainnya. Themes bisa Anda dapatkan di www.kde-look.org.

Pertama akan saya pasang theme yang mungkin paling populer di superkaramba yaitu Liquid Weather. Theme ini menampilkan informasi cuaca di desktop kita. Liquid weather bisa di unduh di: http://liquidweather.net/downloads.php.
Unduh berkas lwp-14.6.skz. Selanjutnya jalankan superkaramba dan klik Open Local Theme.


Read more »

Shut down otomatis lewat Kalarm

16 May, 2007 (04:00) | Linux | By: Bhina Patria

Di Windows saya menggunakan aplikasi Switch off untuk mematikan komputer secara otomatis. Aplikasi ini sangat sering saya gunakan di malam hari ketika akan tidur. Tinggal atur waktunya dan otomatis komputer akan mati (shutdown). Switch off bisa di unduh di www.download.com.

Di GNU/Linux kita tidak perlu menambah aplikasi baru untuk mendapatkan fungsi yang sama. Bisa kita gunakan aplikasi Kalarm, aplikasi alarm dari KDE. Kalarm memiliki banyak fungsi yang bisa kita atur sendiri. Kita bisa menjalankan suatu perintah (command) secara otomatis berdasarkan waktu yang kita tentukan sebelumnya.

Untuk mematikan komputer kita harus menjalankan Kalarm dibawah su. Untuk menjalankan suatu aplikasi KDE dibawah su kita harus menjalankan perintah kdesu diikuti nama aplikasi tersebut. Jalankan Kalarm dibawah su dengan menekan Alt+F2, untuk memunculkan kotak dialog Run Command, dan ketikkan

kdesu kalarm

dan tekan enter. Masukkan juga password su Anda.


Read more »

VoIP di GNU/Linux dengan X-lite

6 April, 2007 (23:28) | internet, Linux | By: Bhina Patria


Menelpon lewat internet sudah sangat lazim digunakan oleh pengguna internet saat ini. Alasan utama menggunakan aplikasi ini adalah sisi ekonomis yang sangat menguntungkan. Untuk komunikasi dari komputer ke komputer bisa dikatakan tanpa biaya (selain biaya koneksi internet). Mungkin yang paling akrab ditelinga pengguna internet untuk aplikasi VoIP adalah Skype. Skype sudah tersedia juga versi untuk GNU/Linux. Namun kali ini kita akan menggunakan aplikasi X-lite. X-lite adalah aplikasi softphone yang bisa digunakan dengan berbagai macam operator telepon seperti: Low rate voip, Voip buster, Cheap voip, Voiprakyat dll. Percobaan akan dilakukan dengan operator: Low rate voip dan Voiprakyat.

Pertama unduh dulu aplikasi X-lite versi Linux di :

http://www.counterpath.com/index.php?menu=download

Selanjutnya lakukan ekstraksi dengan perintah:

# tar -zxvf X-Lite_Install.tar.gz

Masuk ke direktori yang tercipta:
# cd xten-xlite

Mengubah ijin akses berkas dengan perintah:
# chmod +x xtensoftphone

Selanjutnya jalankan X-lite dengan perintah:
# ./xtensoftphone




Read more »

Dari Firefox ke Swiftfox

1 April, 2007 (07:30) | internet, Linux | By: Bhina Patria

Semua orang tahu kalau Firefox lebih aman dan lebih cepat dari browser lainnya. Namun di bawah Linux Firefox 2 masih kalah cepat dengan Konqueror. Dari proses start, loading maupun rendering halaman web Linux 2.0 tertinggal dari Konqueror. Di sisi lain keunggulan Firefox tentu saja lengkapnya dukungan ekstensi dan juga kemudahan dalam pemasangan ekstensi tersebut.

Satu lagi penjelajah yang patut di pertimbankan jika Anda menginginkan keamanan dan kecepatan lebih dari Firefox. Swiftfox adalah versi optimalisasi dari Firefox. Swiftfox saat ini sudah tersedia dalam versi 2.0.0.2. Uniknya browser ini dibangun spesifik untuk masing-masing type prosesor dari AMD dan Intel. Pengguna Windows harus gigit jari untuk penjelajah yang satu ini karena memang hanya dibuat untuk GNU/Linux.

Oke langsung saja kita coba. Pertama kita harus unduh dulu berkas Swiftfox dari situsnya: www.getswiftfox.com. Pilih berkas yang sesuai dengan tipe prosesor Anda. Misalnya prosesor komputer Anda Pentium 4 maka berkas yang diunduh adalah: swiftfox-2.0.0.2-pentium4.tar.bz2

Masuk sebagai root dan lakukan proses mengurai berkas tersebut. Berkas ini merupakan berkas kompresi bzip2, untuk mengurainya lakukan perintah:

# bzcat swiftfox-2.0.0.2-pentium4.tar.bz2.bz2 | tar -xvf -

Selanjutnya jalankan perintah:

# ./swiftfox

Sekarang Swiftfox sudah terpasang di komputer Anda. Agar lebih mudah buat jalan pintas ke desktop, seperti pada artikel pemasangan Firefox2.

Bila di komputer Anda sebelumnya sudah terpasang Firefox2 maka secara otomatis Add-ons yang ada di Firefox2 tersebut akan terpasang juga di Swiftfox. Namun untuk plugins seperti Flashplayer dan RealPlayer harus kita pasang terlebih dahulu. Cara pemasangannya sama dengan pemasangan di Firefox 2.

Berdasarkan percobaan Swiftfox lebih cepat dari Firefox2 dalam start, loading maupun rendering halaman web. Swiftfox juga bisa menggunakan add-ons Firefox tanpa masalah.



Read more »